TribunLampung/

Alhamdulillah, Jajanan Pasar di Pringsewu Aman dari Bahan Berbahaya

Kepala BBPOM Lampung Syamsuliani mengatakan,bahwa pihaknya telah menguji 29 produk makanan yang dijajakan.

Alhamdulillah, Jajanan Pasar di Pringsewu Aman dari Bahan Berbahaya
Tribunlampung/Dennish
Ilustrasi - Aneka jajanan pasar di Lapangan Samber, Metro 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Tidak hanya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di UKM krupuk Pekon Bumi Ratu, kecamatan Pagelaran, tim Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Lampung juga menguji sampel jajanan pasar yang dijajakan di setiap acara Minggu pagi.

Baca: Titi Kamal Meleleh, Dikasih Kejutan Seromantis Ini oleh Sang Suami, Seperti Apa?

Yakni di kegiatan Nggruput (Minggu Mruput) di komplek Perkantoran Pringsewu. Nggruput merupakan acara festival jajanan pasar dan dolanan tradisional, yang diprakarsai oleh Pringsewu Community.

Baca: Masih Ingat Ony Syahrial Ucil dalam Sinetron Tuyul dan Mbak Yul? Begini Kondisinya Sekarang

Kepala BBPOM Lampung Syamsuliani mengatakan, bahwa pihaknya telah menguji 29 produk makanan yang dijajakan pada kegiatan tersebut.

"Kita sempat keliling membeli 29 produk dan mengujinya. Alhamdulilah tidak ada yang mengandung bahan berbahaya," ujarnya.

Tidak hanya itu, pada kegiatan Minggu (4/2) kemarin tim BBPOM juga menyosialisasikan berbagai bahan yang dilarang digunakan dan yang boleh dipergunakan.

Diketahui, Tim Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Lampung mengamankan 89 bahan baku kerupuk merah berbentuk gelondongan dari singkong yang dipastikan mengandung zat pewarna tekstil, rodhamin B.

Bahan kerupuk gelondongan tersebut didapati dari dua pengrajin kerupuk di wilayah Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (3/2) kemarin.

Kepala BPOM Lampung Dra Syamsuliani Apt.MM mengatakan, selain bahan baku kerupuk, pihaknya juga mengamankan tujuh karung kerupuk siap edar dari para pengrajin tersebut.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help