Mengenal si Unik Elon Musk, ”Pria Rp 277 Triliun” yang Mengirim Mobil ke Luar Angkasa
Musk menciptakan sistem pembayaran Paypal yang kemudian dia jual ke eBay dengan harga 1 miliar poundsterling (Rp 19 triliun).
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pekan ini sebuah roket berukuran 70 meter meluncur dengan kekuatan 18 Boeing 747 itu menuju Mars membawa sebuah mobil sport Tesla yang dikemudikan boneka bernama Starman.
Sosok di balik misi angkasa luar yang unik ini adalah Elon Musk, orang terkaya nomor 53 di dunia dengan kekayaan total 14,7 miliar poundsterling atau Rp 277 triliun.
Pria berusia 46 tahun ini memang dikenal sebagai seorang inovator. Pertama, dia meluncurkan sebuah perusahaan perangkat lunak dalam usia 24 tahun.
Tiga tahun kemudian perusahaan itu dia jual dengan harga 220 juta poundsterling (Rp 4 triliun).
Tak berhenti di situ, Musk menciptakan sistem pembayaran Paypal yang kemudian dia jual ke eBay dengan harga 1 miliar poundsterling (Rp 19 triliun).
Dia juga memiliki perusahaan mobil listrik Tesla dan penyedia sistem tenaga matahari terbesar kedua di AS, SolarCity.
Baca: Gubernur: Manfaatkan PKOR Way Halim Baru sebagai RTH
Kini SpaceX dan misinya menggunakan roket yang bisa digunakan kembali yang akan membawa penumpang menuju Mars dan membangun koloni di Planet Merah itu.
Properti
Musk juga berinvestasi di bidang properti. Lima rumah mewahnya di kawasan Bel-Air, Los Angeles berharga 50 juta poundsterling (Rp 942 miliar).
Dia membeli rumah mewah pertamanya pada 2013. Bangunan seluas 1880 meter persegi itu memiliki perpustakaan berlantai dua, bioskop, gym, dan tempat penyimpanan anggur yang mampu menampung 1.000 botol.
Di tahun yang sama Musk membeli rumah mewah kedua di kawasan yang sama dan kini digunakannya sebagai sekolah swasta.
Rumah kelimanya baru dibeli dengan harga 17 juta poundsterling dan kini masih dalam renovasi. Meski demikian Musk malah lebih cenderung menjalani kehidupan "nomadik".
Baca: Beruntungnya Driver Ojek Online Ini, Dapat Penumpang Orang Terkaya di Dunia
"Dia malah seperti seorang tunawisma, dan itu amat lucu. Dia pernah mengirim email dan berkata, saya tak tahu mau tidur di mana malam ini, boleh saya menumpang?" kata pendiri Google, Larry Page yang adalah kawan Musk.