Ini Keuntungan Budi Daya Lele dengan Teknologi Bioflok

Karenanya, di sekitar lokasi budi daya lele menggunakan bioflok juga ada lahan sayuran.

Ini Keuntungan Budi Daya Lele dengan Teknologi Bioflok
tribunlampung/dedi
KH Ahmad Rafiq Udin (kiri), pengasuh Pondok Pesantren Ushuludin, menunjukkan kolam lele dengan menggunakan metode bioflok. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PENENGAHAN - KH Ahmad Rafiq Udin, pengasuh Pondok Pesantren Ushuludin di Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, mengatakan, banyak keuntungan dalam budi daya ikan lele menggunakan teknologi bioflok.

Selain mengirit pakan dan tidak membutuhkan tempat yang terlalu luas, pertumbuhan ikan pun lebih cepat dan tidak ada ikan yang hilang/masuk lumpur.

Tidak hanya itu. Limbah airnya juga bisa digunakan untuk menyiram tanaman. Karenanya, di sekitar lokasi budi daya lele menggunakan bioflok juga ada lahan sayuran.

Baca: VIDEO: Pertama di Lamsel, Ponpes Ini Budi Daya Lele dengan Teknologi Bioflok

Baca: Nikmati Teh ala Korea di Sumomo Bento

“Limbah airnya kita gunakan untuk menyiram tanaman. Dan tanaman tidak lagi perlu diberi pupuk. Alhamdulillah, tanaman sayuran terlihat subur. Bahkan, kita sudah pernah panen,” terang Ahmad, Selasa (13/2/2018).

Ahmad menambahkan, saat ini budi daya ikan lele bioflok memanfaatkan lahan seluas 9x25 meter persegi dengan kolam berjumlah 10 buah. Setiap kolam berbentuk bulat itu berdiameter 3 meter dengan menggunakan terpal khusus.

“Rencananya, ke depan kita mengembangkannya lebih banyak lagi. Karena dari tim ahli yang kita datangkan, banyak keuntungan budi daya menggunakan teknologi ini,” terangnya.

Bioflok merupakan teknologi budi daya ikan dengan memanfaatkan organisme hidup (probiotik). Organisme hidup ini tidak hanya berperan sebagai pakan tambahan alami bagi ikan, tetapi juga menjaga kualitas air, sehingga ikan lebih sehat. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help