TribunLampung/
Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) TPSS Overload, Puluhan Petugas Sokli Kemiling Ancam Mogok

Merasa tak pernah diperhatikan, puluhan Sokli Kemiling menggelar aksi damai dengan menandatangi sebuah petisi di Tempat Penampungan Sampah

Laporan Videografer Tribun Lampung Okta Kusuma Jatha

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Merasa tak pernah diperhatikan, puluhan Sokli Kemiling menggelar aksi damai dengan menandatangi sebuah petisi di Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPSS) yang terletak disamping lapangan Kalpataru, Bandar Lampung, Lampung, Rabu, 14 Februari 2018.

Baca: Keputusan Parkir di Shopping Centre harus Direvisi

Mereka meminta TPSS yang sekarang ini bisa diperhatikan dan segera mungkin bisa melakukan revatilasi TPSS. Karena TPSS dianggap sudah terlalu overload sampahnya. Jika tidak dipenuhi dalam seminggu ini, para Sokli akan mogok mengangkut sampah. Heru Koordinator Sokli area Beringin Jaya mengaku TPSS ditempatnya sudah overkapasitas. Lantaran banyak sampah yang tidak terangkut.

"Ini banyak sampah yang menumpuk, dan overload, karena di TPSS ini hampir dari setengah kelurahan Kemiling disini," ungkap Heru kepada Tribun Lampung. Akibat dengan adanya penumpukan sampah ini, pihaknya mengaku sering mendapat teror dari warga sekitar.

Baca: Jatuh Cinta Pada Artis Cantik Member JKT48, Pria Tak Dikenal Sampai Nekat Lakukan Hal Ini

"Kami sudah sering dimarahin warga karena sampah-sampah yang menumpuk ini, ini kan tempat sampah sementara bukan permanen," ujarnya. Heru pun menyesalkan dari pihak UPT Kebersihan tidak ada perhatian sama sekali.

"Bahkan kami sudah meminta, tapi seolah tak mau tahu, akhirnya kita sudah sering mengglontorkan uang sendiri untuk membuang sampah-sampah ini," sebutnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Ruslan koordinator Sokli Sumber Rejo, Bandar Lampung, Lampung, yang beberapa hari membuang sampah di TPSS Beringin Jaya.

"Iya karena kami digusur, sudah tidak lagi ditempat biasa yang terletak dibawah flyover kami terpaksa disini, tapi disini over kapasitas," tuturnya. Ruslan mengatakan jika petisi yang mereka lakukan tidak diindahkan oleh pihak yang berwenang, mereka akan melakukan aksi mogok ambil sampah.

"Ya seminggu ini kalau memang tidak ada perhatian, kami akan mogok, ya tidak tahu berapa jangka waktu mogoknya, yang jelas kami butuh perhatian," tutupnya. (okj)

Penulis: Okta Kusuma Jatha
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help