TribunLampung/

Diduga Diretas, Facebook Petinggi PAN Lampung Meminta Teman Dekatnya Transfer Uang

Modusnya meminjam sejumlah uang dan minta ditransfer ke rekening BNI nomor 0358750490 atas nama Mico Reymond.

Diduga Diretas, Facebook Petinggi PAN Lampung Meminta Teman Dekatnya Transfer Uang
PAN Lampung mengadu ke Polda Lampung 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kasus peretasan akun facebook dialami Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung Iswan Caya.

Akibat peretasan tersebut, hacker mencoba menghubungi sejumlah teman dekat Iswan via aplikasi Messenger, Rabu (14/2/2018).

Padahal saat ini Iswan sedang berada di Masjidil Haram, Mekkah.

Salah satu yang dihubungi adalah Wakil Ketua DPW PAN Lampung Azmi Azis.

Modusnya meminjam sejumlah uang dan minta ditransfer ke rekening BNI nomor 0358750490 atas nama Mico Reymond.

Jajaran pengurus DPW PAN Lampung yang diwakili oleh Pusat Layanan Hukum (Puslakum) Matahari PAN Lampung pun melaporkan kasus tersebut ke Polda Lampung, Kamis (15/2/2018).

Direktur Puslakum Matahari PAN Lampung Zulfikar Ali Butho dan Sekretarisnya Herwanto langsung menyambangi Subdit Cyber Patrol Polda Lampung. Kedatang mereka langsung disambut Kanit II Subdit II Ditreskrimsus Komisaris Hakim Rambe.

Ali Butho menjelaskan, pihaknya datang mewakili Iswan yang sedang melaksanakan umrah.

"Kami mewakili Bang Iswan berkoordinasi dengan Polda Lampung karena ini sudah masuk dalam cyber crime. Memang seharusnya yang melapor adalah Bang Iswan selaku pihak yang dirugikan," jelasnya.

Selain Iswan, lanjut Ali, pihak yang dapat membuat laporan adalah rekannya di Facebook yang sudah mengirimkan sejumlah uang atas permintaan hacker.

"Namun sejauh ini kami belum dapat laporan apakah ada kerugian materi. Karena begitu kami mendapat info bahwa akun tersebut diretas, kami langsung membuat rilis resmi dan permohonan maaf untuk dipublikasikan," ujar Ali.

Sementara itu, keponakan Iswan Caya, Naufal A Caya menambahkan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak dinginkan maka Polda Lampung menghapus akun facebook milik pamannya tersebut.

Menurutnya, hingga hari ini sudah lebih dari tujuh orang yang melapor mendapat pesan Messenger dari akun Iswan Caya.

"Ini sebagai solusi yang ditawarkan oleh Polda. Kami juga harus menerima demi kenyamanan dan nama baik Iswan Caya," ungkapnya.(*)

Penulis: Muhammad Heriza
Editor: nashrullah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help