Lagi, Kecelakaan di Jalinbar Tewaskan Mahasiswa, Kondisinya Mengerikan
Korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan kondisi mengerikan. Kepala korban hancur dengan darah berceceran di jalan.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Kabupaten Pringsewu, Minggu, 4 Maret 2018 sekitar pukul 15.30 WIB.
Dalam peristiwa yang terjadi di ruas Jalinbar Wonokrio, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo itu, seorang pengendara sepeda motor meregang nyawa.
Korban bernama Fazri Al Amin, warga Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Pringsewu. Pemuda yang tercatat sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Lampung ini tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan kondisi mengerikan. Kepalanya hancur dengan darah berceceran di jalan.
Belum diketahui pasti kronologi kecelakaan tersebut. Setelah kejadian, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Pringsewu untuk divisum.
Baca: Kecelakaan Maut di Jalinbar Pringsewu, Pengendara Supra Tewas
Baca: Solusi PT KAI untuk Antisipasi Kecelakaan yang Libatkan Kereta Api
Kepala Unit Laka Lantas Polres Tanghamus Bripka Rudy Prawira mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan data di lapangan. "Sabar ya," ujarnya.
Joko, pamong 6 Pekon Wonodadi, juga tidak bisa memastikan kronologi kecelakaan lalu lintas itu. Sebab, ketika itu ia sedang bergotong royong bersama masyarakat membuat para-para (perkakas dapur yang terbuat dari anyaman bambu). "Banyak orang yang ngomong karena keinjek mobil," kata Joko.
Sebelumnya kecelakaan maut juga terjadi di Jalan Lintas Barat. Miswanto (46), warga Pekon Gadingrejo, Pringsewu, meninggal dunia setelah bertabrakan dengan sesama pengendara sepeda motor, Minggu, 25 Februari 2018 pukul 01.00 WIB.
Kecelakaan itu terjadi di ruas Jalinbar Km 28-29 Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo. Ketika itu korban mengendarai sepeda motor Honda Supra X BE 8831 CT yang berboncengan dengan Farel (10).
Nahas, motor korban bertabrakan dengan Yamaha Mio BE 3210 YG yang dikemudikan seorang remaja bernama Deri Tri Atmaja (17), warga Way Lima, Pesawaran. Deri berboncengan dengan Mustafa Kamal (15), juga warga Way Lima. (*)