Perbuatan Heri Bawa 8,18 Gram Sabu Diganjar 13 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar

Jaksa Penuntut Umum menuntut Heri Yanto dengan kurungan penjara selama tiga belas tahun dan denda Rp 1 Milyar.

Perbuatan Heri Bawa 8,18 Gram Sabu Diganjar 13 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar
Tribunlampung/Andreas
Heri Yanto Diganjar 13 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar 

Laporan Reporter Tribun Lampung Andreas Heru Jatmiko

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jaksa Penuntut Umum menuntut Heri Yanto dengan kurungan penjara selama tiga belas tahun dan denda Rp 1 Milyar serta Subsider enam bulan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (6/2).

Baca: BMKG Prakirakan Seluruh Lampung Akan Diguyur Hujan, Waspada!

Jaksa Penuntut Umum, Andi Gustiawan menjelaskan pada hari Rabu tanggal 16 Agustus 2017 terdakwa Heri Yanto sekitar pukul 19.00 WIB sedang duduk di depan Alfamart, di Desa Jambon Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.

Baca: Mangkal Dimana Mobil SIM Keliling Hari Ini? Cek di Sini

Terdakwa Hari Yanto sedang menunggu seseorang yang tidak diketahui identitasnya untuk mengantar narkotika jenis sabu atas perintah saudara Reki (DPO) dan dijanjikan mendapat uang sebesar Rp. 10 juta oleh seseorang yang menerima barang tersebut.

JPU menambahkan diwaktu yang sama datang saksi Boy Yulfia melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Dalam penangkapan tersebut dilakukan penggeledahan dan ditemukan satu bungkus kotak rokok Sampoerna Mild yang di dalamnya terdapat tisu yang berisikan satu bungkus plastik bening dengan ukuran sedang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 8, 18 gram.

"Menyatakan bahwa terdakwa Hari Yanto bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak melawan hukum, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan satu bukan tanaman berupa sabu dengan berat lebih dari 5 gram sebagaimana diatur dalam Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI. Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, " kata Andi.

Andi mengatakan bahwa menjatuhkan atau menuntut pidana penjara terhadap terdakwa Hari Yanto selama Tiga Belas tahun dan denda Rp 1 Milyar serta Subsider selama enam bulan penjara.

Sementara Hakim Ketua, Novian mengatakan silahkan terdakwa memberikan pembelaan atau permohonan terkait tuntutan yang diungkapkan Jaksa Penuntut Umum.

"Silahkan terdakwa mau utarakan pembelaan atau permohonan. Sudah dengar kan tadi kamu dituntut berapa oleh jaksa? Jadi silahkan, " ujar Novian.

Sementara terdakwa, Hari Yanto mengatakan memohon kepada majelis hakim dan jaksa penuntut umum meringankan tuntutan yang diberikan. Karena merasa menyesal atas perbuatan yang dilakukan.

"Saya menyesal dengan apa yang saya lakukan dan tidak akan mengurangi perbuatan tersebut. Maka saya mohon dengan sangat kepada majelis hakim dan jaksa penuntut umum meringankan tuntutan yang diberikan kepada saya," kata Hari sembari menunduk.

Penulis: andreas heru jatmiko
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help