Dibanding Makan Buah, Wanita Pilih Suntik Vitamin C untuk Cerahkan Kulit

Rina rutin melakukan suntik vitamin C guna merawat kulitnya agar tetap lembab.

Dibanding Makan Buah, Wanita Pilih Suntik Vitamin C untuk Cerahkan Kulit
TRIBUN LAMPUNG/Jelita Dini Kinanti
Seorang wanita sedang melakukan suntik vitamin C di VZ Skin Care, beberapa waktu lalu. 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Cairan mengandung vitamin C perlahan masuk ke pembuluh darah Rina Lai (28), melalui sebuah jarum suntik yang menusuk di bagian lengan. Rina rutin melakukan suntik vitamin C guna merawat kulitnya agar tetap lembab.
Sejumlah wanita karier di Bandar Lampung memilih melakukan suntik vitamin C.
Cara tersebut dianggap lebih mudah dibanding harus mengonsumsi buah mengandung vitamin C.
“Saya dari tahun lalu sudah mulai suntik vitamin C. Awalnya tahu dari teman. Saya suntik vitamin C antara dua minggu sampai satu bulan sekali,” ungkap Rina, Kamis (8/3/2018).
Wanita yang memilih menjadi wiraswasta itu mengatakan, vitamin C memiliki banyak manfaat, satu di antaranya membuat kulit tidak kering alias tetap lembab.
“Bisa untuk daya tahan tubuh supaya lebih sehat. Yang jelas, bisa membuat kulit lebih bagus dan lembab, tidak kering,” tutur Rina.
Resy Irwindiani (29) mengakui, kondisi kulit tubuhnya lebih terjaga setelah melakukan suntik vitamin C.
Selain tidak kering, kulitnya pun semakin tampak cerah.
“Untuk wanita, suntik vitamin C cocok buat menambah penampilan menjadi lebih oke karena kulit jadi lebih menawan. Selain, bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh," kata Resy.
Wanita yang bekerja sebagai tenaga kesehatan itu mengungkapkan, ia baru enam bulan terakhir melakukan suntik vitamin C.
Hal itu rutin ia lakukan setiap bulan.
Sementara, Monica (29) mengaku melakukan suntik vitamin C sejak satu tahun lalu.
Dalam sebulan, ia rutin suntik vitamin C sebanyak dua kali.
“Itu bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Termasuk, mencerahkan kulit,” terang Monica.

Suntik Vitamin C Lebih Praktis

Monica mengungkapkan, ia memilih suntik vitamin C karena lebih praktis dibanding harus memakan buah yang mengandung vitamin C.
Selain itu, ketepatan dosis yang diberikan pun bisa diketahui.
“Kalau makan buah, asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh mungkin hanya 40 miligram (mg) per hari. Kalau disuntik, itu dosisnya bisa 1.000 mg sesuai kebutuhan tubuh,” terang Monica.
Rina pun mengakui bahwa suntik vitamin C lebih praktis.
Selain itu, vitamin yang disuntikkan akan langsung diserap tubuh.
“Kalau makan buah itu ribet dan membutuhkan waktu lama juga. Kalau disuntik kan sebentar, vitaminnya juga langsung terserap tubuh,” ujar Rina.

Suntik Vitamin C Seminggu Sekali

Dokter kecantikan di Elty Clinic Lampung, Ima Ratna dewi menerangkan, suntik vitamin C bisa dilakukan seminggu sekali.
Dalam satu kali suntik tersebut, dosis yang diberikan sebanyak 5 cc.
“Manfaat vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh guna menangkal penyakit, dan menghindari pengaruh zat radikal bebas. Tapi, bisa juga membantu merawat kulit, meningkatkan kolagen, serta memperbaiki sel-sel yang rusak,” tutur Ima.
Pemilik Almaira Skin Care, Amelica Oksariani menyatakan hal serupa terkait manfaat vitamin C.
Menurutnya, suntik vitamin C lebih baik dilakukan dalam empat proses. Proses pertama yaitu suntik seminggu sekali dalam dua minggu.
Berikutnya, suntik dilakukan dua minggu sekali dalam empat minggu.
Proses ketiga, suntik dilakukan tiga minggu sekali dalam enam minggu.
“Terakhir, dilakukan sebulan sekali. Setelah itu terserah pasien, ingin melakukan suntik vitamin C lagi atau tidak,” ungkap Amelica.
Pemilik Vz Skin Care, Rangga Raditya mengatakan, penyuntikan vitamin C dilakukan melalui pembuluh darah vena.
Suntikan tersebut aman buat penderita mag karena tidak melalui lambung.
“Injeksi vitamin C bagusnya dilakukan seminggu atau dua minggu sekali, dengan dosis 500 mg-1.000 mg,” kata Rangga.
 

Pakai Handbody SPF

Untuk menjaga kondisi kulit, Amelica mengungkapkan, pasien yang telah melakukan suntik vitamin C tidak boleh terpapar langsung sinar matahari.
Hal itu agar efek vitamin C yang telah disuntikkan, bisa terasa khasiatnya.
“Disarankan saat keluar rumah menggunakan handbody lotion yang memiliki SPF, untuk melindungi kulit dari sengatan matahari,” ungkap Amelica.
Selain handbody, lanjut Amelica, pasien juga dapat memakai sunblock SPF 30.
“Termasuk saat berenang, gunakan handbody khusus berenang dengan SPF,” tutur Amelica.
Hal serupa disampaikan Ima.
Menurutnya, pemakaian handbody lotion selalu disarankan kepada pasien, usai melakukan suntik vitamin C.
Hal itu untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
“Sebenarnya tidak ada pantangan setelah suntik vitamin C. Hanya saja disarankan, untuk tetap menjaga kondisi kulit, pakai handbody mengandung SPF. Agar efek vitamin C tidak sia-sia,” papar Ima.
Rangga menuturkan, pasien yang sudah melakukan suntik vitamin C memang disarankan untuk menghindari sinar ultraviolet (UV) dari matahari.
Hal tersebut supaya kondisi kulit tetap terjaga.
“Pasien juga disarankan untuk banyak minum air putih dan olahraga,” tutur Rangga.

Suntik VItamin C Mulai dari Rp 100 Ribu

Di satu klinik kecantikan, wanita yang melakukan suntik vitamin C di Bandar Lampung mencapai tujuh orang setiap harinya.
Ima mengungkapkan, di Elty Clinic Lampung, pasien yang melakukan suntik vitamin C mencapai tujuh orang dalam sehari.
Suntik tersebut rata-rata dilakukan wanita berusia 17 tahun-45 tahun.
“Kebanyakan mereka ingin memiliki kulit sehat dan tampak lebih cerah,” terang Ima.
Untuk sekali suntik vitamin C, Ima mengatakan, pihaknya menetapkan tarif sebesar Rp 125 ribu.
Di Vz SKin Care, Rangga mengungkapkan, tarif satu kali suntik vitamin C sebesar Rp 100 ribu.
Dalam sehari, wanita yang melakukan suntik tersebut minimal lima orang.
“Kebanyakan usia di atas 25 tahun. Anak-anak tidak ada dan memang tidak disarankan. Sebab, anak-anak belum butuh produk pencerahan kulit,” jelas Rangga.
Sementara di Almaira Skin Care, Amelica menerangkan, wanita yang melakukan suntik vitamin C mencapai lima orang per hari.
Rata-rata, wanita yang melakukan perawatan tersebut berusia di atas 18 tahun.
Untuk satu kali suntik, Amelica menuturkan, tarifnya bervariasi, mulai dari Rp 75 ribu-Rp 350 ribu.
“Suntik vitamin C ini aman bagi orang-orang di atas 18 tahun. Sebaiknya memang suntik di dokter kecantikan karena dijamin keaslian vitamin C yang diberikan,” ungkap Amelica. (andreas heru jatmiko/jelita dini kinanti)
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help