Ada Apa Gerangan? Pulau Kreta di Yunani Berubah Memerah bak Planet Mars

Pada Kamis (22/3), kawasan wisata itu berubah bagaikan sebuah gambaran Planet Mars.

Editor: Reny Fitriani
bav media
Pulau Kreta di Yunani laiknya Planet Mars 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pulau Kreta adalah sebuah kawasan wisata dan tempat berlibur yang terkenal di Yunani.

Pelabuhan di pulau itu ramai dengan yacht dan kapal-kapal pesiar dari berbagai negara.

Namun, pada Kamis (22/3), kawasan wisata itu berubah bagaikan sebuah gambaran Planet Mars.

Baca: Setelah Hebohkan Netizen Foto di Berlin Holocaust Memorial, Inces Nongol di Berita Online Jerman!

Hal itu terjadi karena langit di kawasan Pulau Kreta diselimuti debu berwarna kuning.

Debu terlihat menutupi pelabuhan, kawasan hotel dan peristirahatan, hingga perumahan warga setempat.

Baca: Menelan Biaya Hingga Rp 3,3 Miliar, Ini Wujud Toilet Canggih Buatan Kementerian PU 

Fenomena ini disebabkan angin dari utara yang membawa debu dari Gurun Sahara di Afrika.

undefined

Selubung debu dari gurun itu membuat kawasan Pulau Creta beralangitkan warna oranye sepanjang hari. Akibatnya, pulau wisata itu terlihat bagaikan dunia lain.

Banyaknya debu dan udara yang sangat kering melanda seluruh Gurun Sahara dari akhir musim semi hingga awal musim gugur. Fenomena ini dikenal sebagai lapisan udara Sahara.

Debu-debu beterbangan bergerak di pesisir Afrika setiap tiga atau lima hari selama masa itu.

Lapisan udara Sahara biasanya berlokasi di ketinggian 1,52 km hingga 6 km di atas permukaan Bumi, kemudian menyebar akibat tiupan angin kencang.

Debu biasanya memunculkan konsentrasi tinggi sejumlah bahan, seperti zinc, kromium, dan vanadium. Bahan tersebut dihubungkan dengan masalah kesehatan pada penduduk Yunani.

 
undefined

Dilansir dari situs Mail Online, tahun lalu Inggris juga pernah bernuansakan Mars. Saat itu  debu Sahara terbawa melintasi Atlantik dari Topan Ophelia sehingga matahari mengubah langit menjadi berwarna merah.

Badai pada Oktober lalu diduga membawa debu dari Arika Utara dan puing-puing dari kebakaran hutan di Spanyol dan Portugis menyebar hingga ke Inggris. 

undefined
Halaman
12
Sumber: Intisari Online
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved