Sidang Bupati Nonaktif Mustafa Digelar di Jakarta, Begini Alasannya

Sidang Bupati Lampung Tengah nonaktif Mustafa yang rencananya dilaksanakan di Provinsi Lampung batal digelar, dan berlangsung di Jakarta.

Sidang Bupati Nonaktif Mustafa Digelar di Jakarta, Begini Alasannya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka Bupati Lampung Tengah Mustafa bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, Jumat (23/2/2018). Mustafa diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga terkait kasus suap persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Kabupaten Lampung Tengah TA 2018. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sidang Bupati Lampung Tengah nonaktif Mustafa yang rencananya dilaksanakan di Provinsi Lampung batal digelar, dan akan tetap berlangsung di Jakarta.

Polda Lampung melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih mengatakan sidang Mustafa tetap berlanjut di Jakarta, dan apabila akan dilaksanakan di Lampung, pihaknya belum siap melakukan pengamanan sidang, mengingat bersamaan dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.

Baca: (VIDEO) Yuk Berburu Sunset Menarik di Pulau Umang-umang

Baca: (VIDEO) Polresta Timbun Lubang Besar di Jalan Soekarno Hatta, Bypass

"Saat ini kami sedang fokus terhadap persiapan Pilkada, jadi masalah keterbatasan personel jadi alasan utamanya. Tidak mungkin personel dibagi dua (kawal Pilkada dan Sidang Mustafa) dan itu tidak cukup," ungkapnya, Senin malam 16 April 2018.

Lanjutnya, personel Polda Lampung yang diturunkan untuk mengawal pilkada serentak mencapai 10 ribu personel atau sudah 2/3 dari total personil.

"Kalau sidang Mustafa dilakukan di sini dipastikan massanya banyak, tidak mungkin apabila anggota personil yang sudah kita turunkan ditarik untuk sidang," jelasnya.

Untuk itu, Sulis mengaku Polda Lampung tidak ingin menganggap remeh hal ini, baik dari segi pengamanannya.

"Dibanding Polda Metro Jaya yang memiliki 20 ribu personel, jauh lebih bagus di sana (Jakarta) ketimbang dilaksanakan di Lampung, jadi sidangnya tetap disana (Jakarta)," tuturnya.

Kendati demikian, Sulis mengakui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menanyakan hal ini kepada Polda Lampung.

"Bukan secara resmi, tapi KPK sudah memakluminya," tutupnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help