BREAKING NEWS LAMPUNG

Begini Kronologi Pembunuhan di Panjang Versi Polisi

Setelah itu, lanjutnya, dua pelaku menghampiri rumah korban. Di sana, mereka mendapati korban dan ibunya sedang duduk di ruang depan.

Begini Kronologi Pembunuhan di Panjang Versi Polisi
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Tim Inafis Polresta Bandar Lampung melakukan olah TKP peristiwa penusukan seorang pria di sebuah indekos di Panjang, Selasa, 17 April 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tragedi berdarah terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Km 34 Panjang, Bandar Lampung, Selasa, 17 April 2018.

Dalam peristiwa yang disaksikan banyak orang itu, Leo Adya Winata (39) tewas bersimbah darah. Warga Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau itu roboh setelah dikeroyok dua pria yang merupakan kakak beradik.

Kapolsek Panjang Kompol Sofingi menuturkan, kejadian bermula saat tiga orang mencari korban. Belakangan diketahui dua di antaranya merupakan kakak beradik. Diduga, mereka tidak terima ibunya tinggal bersama korban.

Baca: Pelaku Pembunuhan Itu Ternyata Adik Kakak

"Kejadian sekitar jam 15.30. Datang tiga orang ke kontrakan Leo. Kemudian tanya kontrakan Leo di mana. Ternyata di sebelahnya," tutur Sofingi.

Setelah itu, lanjutnya, dua pelaku menghampiri rumah korban. Di sana, mereka mendapati korban dan ibunya sedang duduk di ruang depan.

"Kedua orang ini langsung gebukin korban. Kemudian korban lari ke belakang, namun dikejar," terangnya.

Baca: Bocah Ini Menyaksikan Pria Dibunuh di Depan Rumahnya

Saat lari ke belakang rumah itulah, kata Sofingi, pelaku mengambil balok yang kemudian menghantamkannya ke tubuh korban.

"Pelaku menghantam korban dan menusuknya. Kalau motif pelaku belum tahu. Yang jelas, pelaku ada dua orang adik kakak, dan anak dari perempuan yang bersama korban. Kalau alamatnya diketahui Jalan Baru, Gang Garuda, Pidada, Panjang. Saat ini barang bukti yang disita balok kayu dan celana korban," tutupnya. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help