BREAKING NEWS LAMPUNG
Mayor TNI Abal-abal Ini Beli Seragam di Bandung
Terkait atribut TNI yang dimiliki Hasanudin, Didik mengaku akan menyelidikinya. Sebab, tidak sembarang orang bisa membeli atribut TNI begitu saja.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Hasanudin (52), anggota TNI abal-abal alias gadungan, mengaku mendapatkan seragam dari Bandung. Di sana, warga Jalan Baru, Tanjungkarang Pusat itu juga membeli atribut TNI lengkap.
"Dari pengakuannya, baju yang digunakannya itu beli di Bandung," ujar Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung Letnan Kolonel Arm Didik Hermono, Rabu, 9 Mei 2018.
Didik menambahkan, Hasanudin tidak memiliki kartu anggota TNI. "Kalau untuk kartu anggota tidak ada. Dia hanya menggunakan atribut TNI berpangkat mayor," sebutnya.
Baca: Demi Wanita Pujaan, Pria Ini Nekat Video Call Pakai Seragam TNI di Depan Koramil, Lalu Terciduk
Terkait atribut TNI yang dimiliki Hasanudin, Didik mengaku akan menyelidikinya. Sebab, tidak sembarang orang bisa membeli atribut TNI begitu saja.
"Kalau membeli atribut memang harus menggunakan kartu anggota. Kami masih menyelidiki kok dia bisa dapat itu, apakah dia mengaku sebagai anggota TNI atau bagaimana," jelas Didik.
Menurut Didik, penyalahgunaan seragam dan atribut tanpa izin bisa merugikan instansi TNI dan juga masyarakat.
"Saya belum terima laporan sudah berapa lama menggunakan atribut TNI. Tapi yang jelas akan kami perdalam tujuannya apa. Karena dapat merugikan masyarakat. Itu yang kami takutkan," imbuh Didik.
Baca: TNI Gadungan Ditangkap Seusai Santap Nasi Goreng
Hasanudin ditangkap di depan Markas Koramil 410-05 Tanjungkarang Pusat Sub-Kemiling, Senin, 7 Mei 2018 malam. Karena gerak-geriknya mencurigakan, pria ini diamankan oleh anggota Kodim 0410/Kota Bandar Lampung.
Usut punya usut, Hasanudin memakai seragam TNI AD lengkap dengan atribut dan pangkat mayor untuk menggaet perempuan incarannya. Belum sempat melakukan video call dengan sang pujaan hati, ia keburu tertangkap. (*)