"Sudah Lama Banyak yang Mati, Tapi Belum Ada Perbaikan"

Sebagian besar lampu jalan di ruas jalan lintas tengah Sumatera (jalinsum) dari Bakauheni hingga Kalianda banyak yang mati.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: soni
Tribun Lampung
ILUSTRASI: Lampu jalan padam di depan Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Selasa (25/7) malam. Lampu jalan padam banyak terdapat di Jalinteng Sumatera. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Sebagian besar lampu jalan di ruas jalan lintas tengah Sumatera (jalinsum) dari Bakauheni hingga Kalianda banyak yang mati. Ini membuat akses jalan lintas Sumatera gelap saat malam hari.

Kerusakan lampu-lampu jalan tersebut sudah cukup lama. Namun belum kembali dilakukan perbaikan. Kerusakan lampu jalan ini dikarenakan aksi pencurian alat penyimpan daya listri dari solar cell.

“Kita heran sudah lama banyak yang mati. Tapi belum ada perbaikan lagi,” kata Amir, salah seorang warga Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni yang tinggal di dekat Jalinsum kepada tribun, minggu (13/5).

Baca: Begini Gaya Pacaran Adik Verrell Bramasta yang Jadi Sorotan Netizen

Banyaknya lampu jalan yang rusak ini juga dikeluhkan oleh para pengguna jalan. Pasalnya kondisi gelap ini di sejumlah titik rawan untuk terjadi tindak pemerasan kepada para sopir truk. 

Baca: Di Momen Bersejarahnya, PKS Ogah Deklarasi Capres Cawapres

“Kalau gelap ini kan rawan. Kita tidak mengetahui, terkadang tiba-tiba saja ada orang di samping kendaraan menggunakan sepeda motor dan meminta sejumlah uang,” terang Hutagalung, salah seorang sopir truk lintas pulau.

Dan tidak hanya di jalinsum, lampu jalan yang ada di jalur Jalinpatim pun kini banyak yang padam. Para pengguna jalan jalinsum dan jalinpantim pun berharap pemerintah melalui pihak terkait bisa memperbaiki lampu jalan tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved