Pelaku Pencurian Getah Karet tak Hadir di Sidang, Kapolsek Jati Agung Ungkap Faktanya

Yang mengherankan kenapa pada hari H Polsek Jati Agung justru tidak menghadirkan terdakwa?

Pelaku Pencurian Getah Karet tak Hadir di Sidang, Kapolsek Jati Agung Ungkap Faktanya
Metro
Foto ilustrasi

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tidak hadirnya dua pelaku pencurian getah karet di PTPN VII Unit Kedaton, yakni Dani warga Desa Rejo Mulyo dan Alpian, warga Perumahan Trikora PTPN 7 Lampung Selatan dalam sidang di Pengadilan Negeri Kalianda pada Jumat 11 Mei lalu patut dipertanyakan. Karena tidak hadirnya dua terdakwa itu sidang tersebut akhirnya batal.

Sumber Tribun Lampung di PTPN VII unit Kedaton yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, sejatinya kasus tersebut sudah layak disidangkan.

Baca: Sebentar Lagi Menikah, Artis Cantik Ini Dapat Pesan agar Suami tak Goda Wanita Lain

"Karena dua pelaku tertangkap tim Bawah Kendali Operasi (BKO) PTPN VII mencuri sekitar 25 kg getah karet milik PTPN VII di kawasan kebun karet Afd 6 Trikora pada Sabtu 27 April lalu sekitar pukul 17.00 WIB. Karena terbukti keduanya oleh Poksek Jati Agung ditetapkan statusnya menjadi tersangka," katanya.

Baca: Persib Bandung Vs PSM Makassar, Maung Bandung Bisa Lakukan 7 Lompatan, Ini Syaratnya

Dia menambahkan, seiring waktu kedua tersangka mendapat status tahanan luar dari Polsek Jati Agung karena mendapatkan jaminan dari keluarga masing-masing. Sementara dalam proses hukumnya kedua pelaku sedianya akan menjalani sidang yang harusnya terlaksana pada 11 Mei lalu.

"Yang mengherankan kenapa pada hari H Polsek Jati Agung justru tidak menghadirkan kedua terdakwa? Sejauh ini kami belum mendapatkan alasannya," tambahnya.

Menanggapi persoalan ini Kapolsek Jati Agung Iptu Lukman Hakim mengatakan, saat akan disidang pelaku Dani tidak ada di tempat. "Sampai sekarang kami dari pihak Polsek Jati Agung masih mencari keberadaan Dani," kata Lukman Hakim via WhatsApp, Rabu 23 Mei.

Informasi yang Tribun Lampung dapatkan, tim BKO PTPN VII memergoki aksi pencurian saat menggelar patroli pengecekan lahan karet.

Menurut keterangan tim BKO, kedua pelaku langsung mengambil getah karet aset PTPN VII dengan memasukkan getah karet ke dalam karung.Lewat aksi pengamanan itu tim BKO juga menyita satu karung getah karet, satu unit motor, dan sebilah belati.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help