Terduga Teroris Hen Dikembalikan, Di Rumah Mengaku Habis Dipijat karena Tak Enak Badan 

Satu dari tiga terduga teroris yang dijemput petugas gabungan Densus 88, Polda Lampung dan Polres Tanggamus

Terduga Teroris Hen Dikembalikan, Di Rumah Mengaku Habis Dipijat karena Tak Enak Badan 
Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan
Sejumlah polisi berjaga di depan toko obat di Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Minggu, 3 Juni 2018. Toko tersebut diduga ditinggali terduga teroris berinisial Uj. 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Satu dari tiga terduga teroris yang dijemput petugas gabungan Densus 88, Polda Lampung dan Polres Tanggamus di Kabupaten Pringsewu akhirnya dikembalikan ke kediamannya.

Dia berinisial Hen (37) warga Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu. Hen dipulangkan ke kediamannya pada Jumat (8/6) pukul 00.00 WIB setelah selama lima hari mendapat pemeriksaan secara intensif.

Baca: Fakta-fakta yang Mendorong Amien Rais yang Terang-terangan Bakal Ramaikan Pilpres 2019

Baca: YRFI Lampung Berbagi Kebahagiaan Bersama Kaum Dhuafa

Hen sendiri ketika ditemui di rumahnya, Minggu (10/6) sore mengaku tidak tahu pertimbangan petugas memulangkannya. Selain itu, dia juga tidak tahu sebab ditangkap pada Minggu (3/6) malam kemarin.

Sepengetahuan Hen, karena kedekatannya dengan Im (42). Hen mengakui bila dirinya dengan Im saudara ipar. Im sebagai kakak iparnya mempersunting kakak dari istrinya. Kemudian mereka pun tinggal bersama-sama di rumah mertua. "Tinggal masih satu tanah (pekarangan)," katanya.

Namun Im mengaku tidak tahu apa yang membuat Im ditangkap. Tidak hanya Im, petugas gabungan tersebut juga menangkap Uj rekannya Im. Uj tinggal sejarak 200 meter dari kediaman mereka. Selama dibawa petugas, Hen mengaku tidak tahu di bawa kemana.

Sebab, saat dijemput matanya dalam kondisi tertutup. Tidak hanya itu, tangan dan kakinya terikat. Sedangkan saat dipulangkan, dia sendiri tahunya begitu sudah berada di depan rumah. Sesampainya di rumah, Hen mengaku tidak kemana-mana dan berada di rumah saja.

Sebab, Hen merasakan tidak enak badan. Ketika Tribun Lampung mendatangi rumahnya Hen mengaku habis dipijat. Ia pun mengatakan kedepan akan menjalankan aktifitas seperti biasa. Karena dia merasa selama ini biasa saja.

Kepala Pekon Waringinsari Barat Woto Siswoyo mengatakan sebagai wakil masyarakat akan selalu terbuka menerima Hen. Ia memastikan aparatur pekon siap memberikan bimbingan supaya Hen aktif dalam kegiatan masyarakat.

Kepala Polsek Sukoharjo AKP Wahidin mengetahui terkait pemulangan Hen. Akan tetapi, berkaitan dengan apa alasannya dipulangkan Wahidin mengaku tidak tahu. Sebab dalam pengusutan perkara itu, Wahidin mengaku tidak memiliki peran. Saat itu, kata dia, pihaknya hanya sebatas diminta memasang police line saja.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help