37 Napi Langsung Bebas Berkat Remisi Lebaran

Sebanyak 37 narapidana lembaga pemasyarakatan akan menghirup udara bebas Lebaran nanti.

37 Napi Langsung Bebas Berkat Remisi Lebaran
net
Ilustrasi - Remisi 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 37 narapidana lembaga pemasyarakatan di bawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung akan menghirup udara bebas Lebaran nanti.

Mereka mendapat remisi khusus (RK) II atau remisi Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Kepala Sub Bagian Pelaporan Humas dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Lampung Erwin Setiawan mengungkapkan, 37 napi tersebut meliputi 6 napi Lapas Kelas II A Kalianda, 3 napi Lapas Kelas II A Metro, 2 napi Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung, dan 3 napi Lapas Wanita Kelas II A Bandar Lampung.

Kemudian 4 napi Lapas Kelas II B Kota Agung, 2 napi Lapas Kelas II B Way Kanan, dan 5 napi LPKA Kelas II A Bandar Lampung.

"Lalu 3 tahanan Rutan (Rumah Tahanan) Kelas II B Kota Agung, 4 tahanan Rutan Kelas II B Sukadana, 2 tahanan Rutan Kelas II B Menggala, 2 tahanan Rutan Kelas II B Krui, serta 1 tahanan Rutan Kelas II B Kotabumi," ujar Erwin, Senin (11/6/2018).

Selain itu, sebanyak 3.764 napi akan mendapat pengurangan masa hukuman pidana.

"Sebanyak 3.764 napi dapat RK I. Untuk RK II (37 napi), itu pengurangan masa pidana (melalui remisi hari raya), kemudian masa pidananya habis sehingga langsung bebas," jelas Erwin.

Adapun rincian napi yang memperoleh RK I antara lain 214 napi Lapas Kelas II A Kalianda, 302 napi Lapas Kelas II A Metro, 593 napi Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung, 155 napi Lapas Wanita Kelas II A Bandar Lampung, 4 napi Lapas Kelas II B Kota Agung, 252 napi Lapas Kelas II B Way Kanan, dan 145 napi LPKA Kelas II A Bandar Lampung.

"Kemudian 92 tahanan Rutan Kelas II B Kota Agung, 129 tahanan Rutan Kelas II B Sukadana, 204 tahanan Rutan Kelas II B Menggala, 63 tahanan Rutan Kelas II B Krui, dan 218 tahanan Rutan Kelas II B Kotabumi III. Selanjutnya 560 napi Lapas Kelas I Bandar Lampung, 67 napi Lapas Anak Kelas II A Kotabumi, 265 napi Lapas Kelas II Gunung Sugih, dan 174 napi Rutan Kelas I Bandar Lampung," papar Erwin.

"Yang dapat RK I ini, total dari 16 lapas dan rutan. Ada yang 15 hari, 30 hari, 45 hari, sampai 60 hari," imbuhnya.

Erwin menjelaskan, remisi khusus (RK) merupakan remisi hari besar keagamaan.

"Dengan ketentuan, jika suatu agama punya lebih dari 1 hari besar keagamaan dalam setahun, maka yang dipilih adalah hari besar yang paling dimuliakan oleh (napi) penganut agama tersebut," ujarnya.

Khusus RK Hari Raya Idul Fitri, Erwin menambahkan, syaratnya adalah napi tersebut harus beragama Islam. "Syarat lainnya, berkelakuan baik dan sudah menjalani lebih dari 6 bulan masa pidana," tutupnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help