Hari Pertama Kerja, Disdukcapil Diserbu Warga

Disdukcapil Kabupaten Pringsewu diserbu warga di hari pertama kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri

Hari Pertama Kerja, Disdukcapil Diserbu Warga

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Dinas Kependudukkan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pringsewu diserbu warga di hari pertama kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri, Kamis (21/6).

Tercatat, baru setengah hari kerja, Disdukcapil sudah melayani 250 warga. Kehadiran warga ke Disdukcapil untuk mengurus administrasi kependudukkan.

Baca: GRAFIS: Kanker Lidah dan Mulut, Seperti Apa Wujud Gejala Awalnya?

Baca: (VIDEO) - Halalbihalal Pemprov dan Forkopimda Pererat Silaturahmi untuk Pembangunan Lampung

Beni (25), salah satunya. Warga Kecamatan Pringsewu ini datang ke Disdukcapil mengurus KTP nya yang hilang.

Menurut dia, pelayanan pembuatan KTP di hari pertama kerja usai libur lebaran memuaskan karena tidak sampai mengantre lama.

"Lumayan cepat kok pelayanannya," ujar Beni saat ditemui di depan loket pelayanan, Kamis pagi.
Kepala Disdukcapil Pringsewu Hasan Basri mengakui ramainya warga yang datang di hari pertama kerja pascalibur lebaran.

Selama kurun waktu setengah hari, kata dia, ada sebanyak 250 masyarakat yang terlayani. Demi memuaskan warga dalam pelayanan, Disdukcapil Pringsewu melakukan terobosan.

Yakni dengan diadakan pengambilan nomor antrean dan ditempatkan petugas yang melakukan pengecekan berkas.

"Begitu masyarakat datang langsung menuju tempat pengambilan antrean dan mengetahui apakah berkasnya sudah lengkap atau belum. Kalau belum lengkap dapat langsung melengkapi berkasnya," papar Hasan.

"Dulu kan orang datang, mengantre lama, setelah tiba gilirannya, berkasnya belum lengkap. Sehingga dapat menimbulkan kekecewaan. Sekarang sudah tidak seperti itu lagi," tambahnya.

Jumlah wajib KTP di Bumi Jejama Secancanan sebanyak 308.222 orang. Sementara yang sudah melakukan rekaman e-KTP ada 297.483 orang atau 96, 52 persen.

Sisanya yang belum melakukan perekaman ada 10.739 orang atau 3, 48 persen. Jumlah tersebut, menurut dia, terhitung sejak 31 Mei 2018.

Sedangkan jumlah blanko yang tersedia masih banyak, setotal 11.793 lembar. Oleh karena itu lah, Hasan mengaku pihaknya terus melakukan trobosan untuk melakukan perekaman e-KTP. (dik)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help