BREAKING NEWS LAMPUNG

Dituding Menghina Masyarakat Adat Lampung, Ini Jawaban Ketua AMPG

Meski demikian, Seno menyampaikan permintaan maaf jika ucapannya menyinggung khalayak.

Dituding Menghina Masyarakat Adat Lampung, Ini Jawaban Ketua AMPG
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Masyarakat Adat Sai Batin melaporkan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Bandar Lampung Seno Aji ke Polda Lampung, Selasa, 10 Juli 2018. Mereka mengenakan ikat kepala kikat hanuang bani yang menjadi pomicu perkara ini. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Bandar Lampung Seno Aji akhirnya angkat bicara soal perkara yang membuatnya dilaporkan oleh Masyarakat Adat Sai Batin ke Polda Lampung, Selasa, 10 Juli 2018.

Seno mengaku sudah berupaya meluruskan masalah ini. Menurut dia, ucapannya di grup WhatsApp tidak bermaksud melecehkan foto yang diposting oleh Amir Faisal Sanjaya.

"Kalau berdasarkan struktur pembicaraannya itu terdiri dari foto Amir dan ada share foto yang disampaikan oleh Hendra Emanah. Dan, (saya) komenlah untuk mengomentari share foto Hendra," ungkap Seno.

Baca: Ucapan ”Jin Pencabut Nyawa” Melecehkan Masyarakat Adat Lampung

Meski demikian, Seno menyampaikan permintaan maaf jika ucapannya menyinggung khalayak. "Jadi, dari lubuk hati yang dalam, saya meminta maaf," ucapnya.

Soal laporan ke Polda Lampung, Seno mengaku belum bisa berkomentar banyak. "Karena saya belum mengetahui terkait apa dan seperti apa laporannya," tambahnya.

Namun, Seno mengaku siap datang memenuhi panggilan penyidik. "Sebagai masyarakat yang taat dan patuh dengan hukum, saya akan hadiri panggilan tersebut. Yang jelas, saya tidak mempunyai iktikad menghina. Karena saya juga warga Lampung dan lahir di Lampung," imbuhnya.

Baca: Diduga Hina Topi Adat, Ketua AMPG Dilaporkan ke Polda Lampung

Puluhan Masyarakat Adat Sai Batin mendatangi Polda Lampung. Mereka melaporkan Ketua AMPG Bandar Lampung Seno Aji atas dugaan melakukan penghinaan terhadap pakaian adat.

Peristiwa ini bermula dari percakapan grup WhatsApp. Saat ada anggota grup yang mengirimkan foto mengenakan penutup kepala adat Lampung, Seno Aji memberikan komentar kurang pantas. Ia menyebut orang di foto tersebut mirip jin pencabut nyawa. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved