Bupati Umar Ahmad Susun Konsep Kota Multikultural di Tubaba
Kenapa baduy, karena kita ingin menelurkan falsafah yang dianut orang baduy.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID PANARAGAN- Pemkab Tulangbawang Barat akan membangun konsep kota multikultural diwilayah hasil pemekaran Kabupaten Tulangbawang itu.

Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad mengatakan, konsep kota multikultiral telah dimulai dengan berdirinya uluan nukhik yang didalamnya telah berdiri rumah baduy.
Uluan nukhik bermakna sebagai kota yang ada dihulu yang telah lama ada kehidupan.
"Kenapa baduy, karena kita ingin menelurkan falsafah yang dianut orang baduy. Orang baduy itu meski tidak sekolah tapi mereka sangat menghargai kehidupan dan alam sekitar," kata Umar Ahmad saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran Pimpinan Tribun Lampung, Selasa (07/08).
Kunjungan silaturahmi Tribun Lampung dipimpin Pimpinan Perusahaan Ellys Rahmayani, Manajer Online Safrudin, Manajer Iklan Lismawati, Manajer Sirkulasi Febriansyah Tarmizi, Repoter Endra Zulkarnain.
Kota budaya Uluan Nughik lokasinya menempati lahan eks transmigrasi seluas seperempat hektar. (endra)