Mengaku Dibegal, Pembuat Laporan Palsu Pakai Uang Kurban untuk Main Judi Online

Saat membuka rekaman CCTV di Pos Lantas Tarahan, ternyata kejadian seperti yang dilaporkan keduanya tak terjadi.

Mengaku Dibegal, Pembuat Laporan Palsu Pakai Uang Kurban untuk Main Judi Online
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Dua pembuat laporan palsu diamankan di Mapolres Lampung Selatan. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KATIBUNG - Satreskrim Polres Lampung Selatan mengamankan dua tersangka pembuat laporan palsu. Mereka adalah Andrean (18) dan Yandi Masri (37), warga Kalianda.

Keduanya membuat laporan palsu ke Polres Lamsel dengan mengaku sebagai korban begal di Jalinsum Tarahan, Kecamatan Katibung pada Senin, 6 Agustus 2018 lalu.

“Kepada petugas, keduanya mengaku menjadi korban pembegalan. Satu unit motor Yamaha RX King dan uang Rp 10 juta yang tersimpan di jok motor diambil pelaku,” terang Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan, Kamis, 9 Agustus 2018.

Baca: Nur Ditangkap Polisi karena Buat Laporan Palsu Dibegal

Namun, polisi tidak percaya begitu saja. Setelah melakukan penyelidikan, polisi menemukan kejanggalan. Saat membuka rekaman CCTV di Pos Lantas Tarahan, ternyata kejadian seperti yang dilaporkan keduanya tak terjadi.

Akhirnya kedua tersangka mengaku terpaksa membuat laporan palsu untuk mengurus asuransi sepeda motornya. Sementara uang Rp 10 juta tersebut sudah habis untuk judi online.

Baca: Wanita Paruh Baya Jadi Bandar Judi Online Ditangkap

“Uang Rp 10 juta ini merupakan kiriman dari seorang kerabatnya untuk orangtuanya. Uang ini rencananya untuk membeli hewan kurban sapi pada Idul Adha nanti,” kata Syarhan.

Kedua tersangka dijerat pasal 242 KUHP subsider pasal 220 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Keduanya saat ini telah diamankan di Mapolres Lampung Selatan. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help