2 Remaja Dibiarkan Tergeletak Tewas di Jalan, Polisi Lampung Utara Buru Pelaku

Kedua remaja asal Lampung Utara itu ditinggalkan begitu saja dalam kondisi meninggal dunia.

Penulis: Heribertus Sulis | Editor: Heribertus Sulis
Tribunlampung/Hanif
Kecelakaan maut di bypass 

KOTABUMI, TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sudirman dan Herman tergeletak lama di jalanan usai kecelakaan yang menimpanya. Kedua remaja itu ditinggalkan begitu saja dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Lampung Utara Ajun Komisaris Besar Eka Mulyana mengatakan, korban ditinggalkan begitu saja oleh sopir truk yang menabrak mereka.

Jenazah kedua korban ditemukan pertama kali oleh warga yang melintas jalan tersebut. Warga kemudian memberitahu aparat kepolisian.

Baca: Lalu Muhammad Zohri Tak Bisa Persembahkan Emas Asian Games 2018, tapi Mampu Pecahkan Rekor

Selanjutnya, polisi menghubungi keluarga korban lalu mendatangi kediaman keluarga korban untuk ikut prosesi pemakaman.

"Kami ikut belasungkawa atas musibah ini," kata Eka.

Aparat kepolisian Polres Lampung Utara hingga kini masih menyelidiki kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua pengendara sepeda motor.

Polisi belum juga mengetahui identitas sopir truk yang kendaraannya menabrak dua korban.

"Belum diketahui identitasnya," ujar Kapolres Lampung Utara Ajun Komisaris Besar Eka Mulyana, Minggu (26/8).

Polres Lampung Utara Amankan Truk Tabrak Pengendara Sepeda Motor
Polres Lampung Utara Amankan Truk Tabrak Pengendara Sepeda Motor (Tribunlampung/Anung)

Menurut Eka, petugas Satuan Lalu Lintas terus berupaya mencari identitas sopir yang melarikan diri usai kecelakaan lalu lintas terjadi.

Peristiwa laka lantas ini terjadi di Jalan Raya Sinar Harapan Dusun VI, Desa Gunung Betuah, Kecamatan Abung Barat, Jumat (24/8) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kecelakaan terjadi antara kendaraan truck colt diesel plat polisi B 9964 YY dengan kendaraan sepeda motor Honda Kharisma tanpa pelat.

Akibat kecelakaan itu, dua pengendara sepeda motor tewas.

Mereka adalah Sudirman (17) dan Herman (15), warga Desa Gunung Betuah, Abung Barat, Lampung Utara.

Menurut Eka Mulyana, peristiwa ini bermula ketika truk melintas dari arah Abung Barat menuju Desa Sinar Harapan.

Pada saat itu, kondisi truk tidak menyalakan lampu kiri dan lampu kanan dalam keadaan padam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved