Tribun Bandar Lampung

Di Hadapan Anak-anak Yatim, Dandim Bandar Lampung Kisahkan Masa Kecilnya yang Susah

Tapi, karena sakit paru-paru, belum pensiun sudah meninggal, dan meninggalkan lima anak yang masih kecil semua.

Di Hadapan Anak-anak Yatim, Dandim Bandar Lampung Kisahkan Masa Kecilnya yang Susah
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Komandan Kodim 0410/KBL Letkol Arm Didik Harmono (tengah) memberikan motivasi kepada anak-anak yatim piatu di SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi, Kemiling, Bandar Lampung, Minggu, 16 September 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dalam peringatan HUT Ke-73 TNI, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung menggelar bakti sosial di gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Bhakti Dharma Pertiwi, Kemiling, Bandar Lampung, Minggu, 16 September 2018.

Dalam bakti sosial yang bekerja sama dengan Persekutuan Gereja-gereja Tionghoa di Indonesia (PGTI) Wilayah Lampung dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Lampung kali ini, Kodim membuka kelas motivasi khusus untuk anak yatim piatu.

Komandan Kodim 0410/KBL Letkol Arm Didik Harmono menuturkan, seminar motivasi diadakan bukan tanpa alasan.

"Kenapa berpikir seperti ini (menggelar seminar motivasi)? Karena saya mengaca pada diri saya sendiri. Saya ditinggal oleh ayah saat saya kecil. Maka saya ingin para anak yatim piatu ini bisa dimotivasi agar ke depannya sukses," ungkap Didik dalam seminar motivasi bertema ”Membangun Motivasi Hidup dan Belajar Unggul”.

Baca: TMMD Kodim 0410 Gandeng Mahasiswa Teknokrat

Di hadapan 305 anak yatim piatu, Didik mengisahkan kehidupan masa kecilnya. Ia ditinggal oleh sang ayah saat masih duduk di sekolah dasar.

"Saya ditinggal sejak kecil. Bapak saya adalah seorang TNI Angkatan Udara. Tapi, karena sakit paru-paru, belum pensiun sudah meninggal, dan meninggalkan lima anak yang masih kecil semua," tuturnya.

Setelah itu, kehidupannya berubah total. Didik menjalani hidup serbasusah dan berat.

"Saya merasakan hidup susah dengan gaji pensiunan bapak yang berpangkat pelda," katanya.

Dengan segala keterbatasan itu, ia berusaha tidak minder dan putus asa.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help