Tribun Pringsewu

Dumptruck Bermuatan Berat Diimbau Tidak Lintasi Jalan Desa

Forum Lalu Lintas Kabupaten Pringsewu memperingatkan dumptruck pengangkut tanah dan pasir supaya tidak melalui jalur jalan desa.

Dumptruck Bermuatan Berat Diimbau Tidak Lintasi Jalan Desa
Tribunlampung/Didik

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Forum Lalu Lintas Kabupaten Pringsewu memperingatkan dumptruck pengangkut tanah dan pasir supaya tidak melalui jalur jalan desa di wilayah Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu.

Sebab, akibat kendaraan bertonase berat itu, ruas jalan desa tersebut rusak. "Giat ini dilaksanakan karena adanya laporan warga setempat," ujar Kepala Dinas Perhubungan Pringsewu Hendrid, Minggu (30/9).

Baca: Banyak yang Tak Tahu, Inilah Makna dari Hari Kesaktian Pancasila yang Jatuh 1 Oktober

Atas kondisi itu, tambah Hendrid, Sat Lantas Polres Tanggamus bersama Dishub Pringsewu terjun ke lokasi, Jumat (28/9) kemarin. Menurutnya memang benar jalan desa menjadi rusak.

Baca: Awal Bulan Oktober 2018, Cek Prakiraan Cuaca dari BMKG

Lebih lanjut, Kanit Dikyasa Lalu Lintas Sat Lantas Polres Tanggamus Bripka Yuliansyah Idrus mengatakan, pihaknya mendapati konvoi dumptruck pada ruas jalan itu sebanyak tujuh mobil.

Lantas ketujuh sopir kendaraan itu diimbau supaya tidak melintasi jalan desa kembali. Melainkan, diminta melintasi ruas jalan kabupaten atau jalur utama di wilayah Kecamatan Banyumas.

Kedepan, kata dia, Forum Lalu Lintas Kabupaten Pringsewu akan mengundang para sopir, pengusaha dan warga desa untuk mencari solusi terbaik demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Sebab, menurut warga setempat Suryana, dalam sehari ada 70-an mobil dumptruck muatan pasir dan tanah yang melintasi ruas jalan desa itu.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved