Tribun Bandar Lampung

3 Opsi Koneksi JTTS ke Pelabuhan Panjang

Untuk itu, dibutuhkan integrasi dengan pembangunan proyek strategis nasional seperti Jalan Tol Trans Sumatera atau Tol Lampung.

3 Opsi Koneksi JTTS ke Pelabuhan Panjang
Tribun Lampung/Noval Andriansyah
Plt Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setprov Lampung Taufik Hidayat (ketiga dari kanan) memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Rencana Pembangunan Jalan Akses Pelabuhan Panjang Provinsi Lampung di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Kamis, 11 Oktober 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung berencana menyambungkan Jalan Tol Trans Sumatera ke Pelabuhan Panjang.

Ada tiga opsi untuk mewujudkan konektivitas tersebut.

Plt Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setprov Lampung Taufik Hidayat mengatakan, pilihan pertama yakni melalui prakarsa PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Kedua, pengelola jalan tol yang membangun. Ketiga, menata jalan alternatif yang sudah ada.

“Jika opsi pertama yang dipilih, maka pembiayaan akan disiapkan oleh PT Pelindo,” ujar Taufik dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Rencana Pembangunan Jalan Akses Pelabuhan Panjang Provinsi Lampung  di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Kamis, 11 Oktober 2018.

Baca: Beroperasi Akhir Tahun, JTTS Terkendala Rest Area

Pada saat peresmian aplikasi tempat penimbunan sementara berbasis daring (TPS Online) di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, 4 September 2018 lalu, oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut  Panjaitan, terungkap jika rencana menyambungkan jalan tol dan Pelabuhan Panjang sudah dalam tahap pembahasan awal.

“Saya sudah diberi tahu juga itu (konektivitas jalan tol dan Pelabuhan Panjang). Mestinya sudah tidak ada masalah itu. Karena tanahnya sudah ada,” kata Luhut ketika itu.

Taufik menjelaskan, pembangunan jalan akses yang menghubungkan Pelabuhan Panjang dengan JTTS demi mendukung peningkatan jumlah pengguna jalan tol.

“Dari prediksi, pengguna jalan tol di Lampung masih tergolong rendah. Namun, kami perlu melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan pengguna jalan tol. Untuk itu, kami harus bisa memanfaatkan potensi yang ada di daerah. Salah satunya dengan memanfaatkan konektivitas exit-exit toll,” jelas Taufik.

Halaman
12
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved