Film Wahana Rumah Hantu

Tayang di Bioskop Bandar Lampung Mulai Besok, Film Wahana Rumah Hantu Angkat Potensi Wisata Lampung

Film layar lebar "Wahana Rumah Hantu" akan tayang di beberapa bioskop di Bandar Lampung mulai besok.

Tayang di Bioskop Bandar Lampung Mulai Besok, Film Wahana Rumah Hantu Angkat Potensi Wisata Lampung
Tribun Lampung/Eka Ahmad Sholichin
Dialog saat kunjungan rombongan sutradara, pemain, dan kru film Wahana Rumah Hantu ke redaksi Tribun Lampung, Selasa (6/11/2018) siang. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG EKA AHMAD SHOLICHIN

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Film layar lebar "Wahana Rumah Hantu" akan tayang di beberapa bioskop di Bandar Lampung mulai Kamis (8/11/2018).

Di balik kesan gaib dan horor, film ini mengajak para penonton mengingat Sang Pencipta. Selain itu, proses syuting yang bertempat di Lampung sekaligus bertujuan mengangkat potensi wisata di Bumi Ruwa Jurai.

Anto Lupus, sutradara film tersebut, mengungkapkan, film Wahana Rumah Hantu bercerita tentang petualangan misteri sejumlah remaja. Film bikinan Komando Productions dan Swarna Productions ini memadukan unsur horor, komedi, dan romansa.

"Syutingnya 90 persen di Lampung. Mulai dari Pulau Pahawang, kemudian Dusun Labuhan Jaya, Desa Pagar Jaya (Kecamatan Punduh Pidada), Pesawaran, Taman Wisata dan Satwa Lembah Hijau, sampai Sekolah Baitul Jannah," papar Anto dalam kunjungan ke redaksi Tribun Lampung, Selasa (6/11/2018).

Tak hanya lokasi syuting, jelas Anto Lupus, 80 persen pemain film Wahana Rumah Hantu juga berasal dari Lampung. Di antaranya Michelle Masayu dan Fanny Maharani, remaja putri yang tinggal di Bandar Lampung. Termasuk kepala desa serta kepala Sekolah Baitul Jannah.

"Ceritanya tentang remaja yang memiliki kemampuan nisbi (gaib). Pesannya adalah, walaupun dunia gaib, makhluk gaib seperti jin itu memang ada, tapi kita harus kembalikan segala sesuatu kepada Sang Pencipta," tuturnya.

"Film ini juga menanamkan nilai-nilai kepada anak-anak dan remaja. Misalnya, sopan dengan orang yang lebih tua. Gadget boleh, tapi tetap bisa makan bareng orangtua, dan lainnya," imbuh Anto.

Pesan lain dari film ini adalah mengangkat potensi wisata Lampung. Donny Z Prayono, kru film, mencontohkan indah dan menariknya Taman Wisata dan Satwa Lembah Hijau yang menjadi lokasi syuting film. Belum lagi Pulau Pahawang yang memang merupakan destinasi wisata di Lampung.

"Film ini juga ingin mempromosikan bahwa Lampung juga punya kok tempat-tempat indah. Jadi, masyarakat tidak melulu berobsesi bahwa pergi liburan harus ke Bali atau lainnya," kata Donny yang juga warga Pesawaran ini.

Rini dari Bagian Pemasaran Taman Wisata dan Satwa Lembah Hijau menyatakan bangga Lembah Hijau menjadi satu di antara beberapa lokasi syuting film Wahana Rumah Hantu.

"Tentunya kami sangat bangga. Ini juga dalam rangka mempromosikan Lembah Hijau sebagai tempat berwisata kepada masyarakat luas, tidak hanya di Lampung," ujar Rini.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir beberapa pemain film Wahana Rumah Hantu. Antara lain Michelle Masayu dan Fanny Maharani, remaja warga Lampung, serta Tiara Bintang yang berasal dari Samarinda, Kalimantan Timur. Hadir pula Yudi dari Bagian Pemasaran Lembah Hijau dan sejumlah kru film.

Kedatangan rombongan sutradara, pemain, dan kru film ini disambut Manajer Liputan Tribun Lampung Gustina Asmara, Redaktur Kota Yoso Muliawan, dan Reporter Desk Kota Eka Ahmad Sholichin.

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved