Kronologi Mahasiswa Universitas Lampung Tewas Tenggelam di Pantai Mahitam Pesawaran

Kronologi Mahasiswa Universitas Lampung Tewas Tenggelam di Pantai Mahitam Pesawaran

Kronologi Mahasiswa Universitas Lampung Tewas Tenggelam di Pantai Mahitam Pesawaran
Ilustrasi: tim babungan cari warga yang tenggelam 

Kronologi Mahasiswa Universitas Lampung Tewas Tenggelam di Pantai Mahitam Pesawaran

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Satrio Rizki Ramadhan (20), mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Lampung meninggal dunia lantaran tenggelam saat sedang berwisata di Pantai Mahitam Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran.

Kepala Polsek Padang Cermin AKP Zulkifli Rusli membenarkan terkait peristiwa tenggelamnya seorang mahasiswa tersebut.

Dia mengatakan, korban warga Sidamukti Rt 001 / 019 Desa Sukamaju Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Baca: Berkali-kali Ditelepon Tak Diangkat, Pegawai KPPP Kotabumi Ditemukan Tewas di Rumah Dinas

Baca: Anak Dicabuli Ayah Tiri, Ibu Korban: Saya Pasrah dan Rela Jika Mereka Harus Menikah

Melainkan bersama beberapa orang rekan.

"Mereka main-main ke pantai, liburan. Karena kondisi laut sedang pasang, begitu ombak datang mereka terseret langsung hanyut," ujar Zulkifli, Rabu (21/11).

Dia menambahkan, pada saat bermain di laut, ada empat orang termasuk korban.

Namun, yang tiga dapat ditolong dan satu hilang adalah korban Satrio.

Kemudian dicari lebih kurang dalam kurun waktu 15-30 menit, ditemukan sudah meninggal.

Baca: BREAKING NEWS - 10 Orang Penghuni Rumah Tempat Ditemukan Sabu Ikut Diamankan

Baca: Sebelum Kabar Gisella Anastasia Gugat Cerai Gading Marten Merebak, Foto Ultah Jadi Sorotan. Sembab!

Peristiwa nahas itu pada Selasa (20/11) sekira pukul 16.00 WIB.

Atas kejadian ini, Kapolsek mengimbau supaya wisatawan selalu menggunakan pengaman berupa pelampung sewaktu menyebrang atau bermain di pinggir laut.

Yuk, gabung dengan lebih banyak teman dengan subscribe video Tribunlampung--->>

Dia menyarankan kepada pihak pengelola selalu mengingatkan para pengunjung pantai, supaya tidak bermain di pantai atau menyebrang sewaktu gelombang tinggi atau angin kencang.

"Mengingatkan kembali apa bila anak-anak yang bermain di pantai selalu didampingi orang tuanya," kata Zulkifli.

Baca: Wajah Vicky Prasetyo Saat Drama Penggerebekan Angel Lelga Viral Jadi Meme di Media Sosial. Kocak!

Baca: 27 Tahun Mengabdi di Institusi TNI, Sulthon Hasanudin Kini Pimpin PT KAI Tanjungkarang

Baca: Bukan Karena Orang Ketiga, Reino Barack Akhirnya Ungkap Alasan Putus Cinta dengan Luna Maya

Baca: Wah Ternyata Mantan Anggota Polisi yang Serang Pos Polisi di Lamongan, Pernah Membunuh Guru Ngaji

 
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved