Jokowi ke Pringsewu, Bicara Jumlah Waduk yang Masih Sangat Kurang di Hadapan Para Petani Lampung

Jokowi ke Pringsewu, Bicara Jumlah Waduk yang Masih Sangat Kurang di Hadapan Para Petani Lampung

Jokowi ke Pringsewu, Bicara Jumlah Waduk yang Masih Sangat Kurang di Hadapan Para Petani Lampung
Tribunlampung/Perdi
Joko Widodo mengikuti jalan sehat yang dimulai dari tugu adipura menuju jalan Ahmad Yani Sabtu 24 November 2018. Jokowi mengenakan kaus warna cokelat bertuliskan angka 01. 

Jokowi ke Pringsewu, Bicara Jumlah Waduk yang Masih Sangat Kurang di Hadapan Para Petani Lampung

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Jokowi ke Pringsewu. Pada hari kedua lawatan Jokowi ke Lampung, Presiden RI periode 2014-2019 ini mengungkapkan di hadapan para petani Lampung bahwa persoalan yang paling mendasar dalam pertanian itu adalah air.

Menurut Jokowi, persoalan air juga menjadi kendala di provinsi lain di Indonesia, seperti NTT dan NTB.

"Kenapa air, padahal kita lebih canggih, sering kali hujan banyak, tapi waduk kita memang kurang, sangat kurang sekali," ungkapnya, Sabtu (24/11) dalam acara Temu Petani Lampung di Dusun Pelayangan, Pujodadi, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu.

Bukannya Melepas, Jokowi Malah Jadi Peserta Jalan Sehat di Tugu Adipura Bandar Lampung

Jokowi membeberkan, pada 2014 ada sebanyak 231 bendungan dan waduk di Indonesia.

Jumlah tersebut bila dibandingkan dengan milik negara lain sangat kecil.

Ia menginformasikan petani di China itu mempunyai 110 ribu waduk dan bendungan, India 1.500 waduk, Amerika 6.100 waduk dan Jepang kuranglebih 3000 bendungan dan waduk.

Sedangkan Indonesia hanya punya 231 bendungan dan waduk.

Oleh karena itu lah, menurut dia, ini menjadi pekerjaan besar supaya bagaimana bisa menyediakan air untuk sawah-sawah di tanah air.

"Tanpa itu (ketersediaan air), lupakan yang namanya ketahanan pangan. Kita harus sadar kalau waduk kita kurang, bendungan kita kurang," ujar Joko Widodo.

Ibu-ibu di Lampung Timur Rela Jalan Kaki 3 Km untuk Lihat Langsung Jokowi

Halaman
1234
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved