Kakanwil Kemenkumham Lampung Dicecar soal Cuti Kalapas Kalianda Muchlis Adjie

Sidang kasus peredaran narkoba dengan terdakwa Muchlis Adjie berlanjut pada Selasa (26/11/2018).

Kakanwil Kemenkumham Lampung Dicecar soal Cuti Kalapas Kalianda Muchlis Adjie
Tribun Lampung/Hanif Risa Mustafa
Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung Bambang Haryono (baju putih, kanan) menjadi saksi untuk terdakwa mantan Kepala Lapas Kelas IIB Kalianda Muchlis Adjie dalam sidang lanjutan kasus peredaran narkoba di dalam Lapas Kalianda, di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Senin, 26 November 2018. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF RISA MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sidang kasus peredaran narkoba dengan terdakwa mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalianda, Lampung Selatan, Muchlis Adjie (51), berlanjut pada Selasa (26/11/2018). Sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi.

Jaksa Penuntut Umum Roosman Yusa menghadirkan saksi, yakni Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung Bambang Haryono. Selain itu, JPU menghadirkan Merza, sopir pribadi Muchlis, serta dua napi teman satu sel napi narkoba Marzuli YS.

Dalam persidangan, Kakanwil Kemenkumham Bambang mendapat kesempatan pertama memberi kesaksian. JPU Roosman bertanya kepada Bambang terkait izin cuti Muchlis yang saat itu menjabat kalapas.

"Di BAP (Berita Acara Pemeriksaan), Bapak (Bambang) menyerahkan izin empat hari. Dari 7 Mei sampai 11 Mei. Kejadian ini (sabu 4 kilogram masuk lapas pada 6 Mei) di luar cuti. Apakah masih ada tanggung jawab Pak Muchlis?," tanya JPU.

"Masih tanggung jawab Muchlis, karena saat itu masih aktif, belum cuti," jawab Bambang.

Setelah JPU melontarkan beberapa pertanyaan kepada Bambang, ketua majelis hakim Mansyur menyela. Ia mempertanyakan kembali soal pemberian cuti dari kakanwil kepada Muchlis.

"Cuti dari 7 Mei sampai 11 Mei? Kejadiannya? Apakah Anda menandatangani surat cuti?," tanya Mansyur.

"Kalau nggak salah, 6 Mei (menandatangani surat cuti). Ya termasuk saya (ikut menandatangani). Jadi, yang menandatangani, kadiv Pas (kepala Divisi Pemasyarakatan Lapas Kalianda) dan saya," beber Bambang.

Bambang mengaku langsung datang ke Lapas Kalianda begitu terbongkarnya kasus pengiriman sabu 4 kg ke lapas.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved