Tribun Lampung Utara

Disatroni Maling, 9 Laptop di SMPN 7 Kotabumi Raib. Pelaku Beraksi Dini Hari Bawa Sajam

Disatroni Maling, 9 Laptop di SMPN 7 Kotabumi Raib. Pelaku Beraksi Dini Hari Bawa Sajam

Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung/Anung
Terekam CCTV, aksi pencurian di SMPN 7 Kotabumi, Rabu (28/11). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - SMP Negeri 7 Kotabumi dimasuki pencuri. alhasil sembilan unit laptop pun hilang, Rabu (28/11).

Budi Hartawan, kepala tata usaha SMP N 7 Kotabumi mengatakan pertama kali aksi pencurian diketahui oleh penjaga sekolah. Saat itu penjaga terkejut, ketika akan membersihkan ruangan tata usaha.

“Semuanya sudah dalam keadaan berantakan. Pintu lemari sudah terbuka,” jelasnya, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu.

Hal tersebut langsung diberitahukan olehnya, kemudian melaporkan kejadian itu kepada polisi.

BREAKING NEWS - Bos 9 Naga Gilang Ramadhan Dituntut 3 Tahun Penjara

Menurut dia, akibat peristiwa pencurian tersebut, sekolah kehilangan sembilan unit laptop. Dua diantaranya milik siswa. Posisi laptop tergeletak di meja kerja, memang dipakai untuk kerja sehari-sehari.

“Tiga unit disimpan di lemari diruang tata usaha, sisanya di meja kerja,” jelasnya.

Pelaku, terang Dia masuk kedalam ruangan melalui jendela di ruang guru, dengan cara mencongkel jendela. Kemudian masuk ke ruangan tata usaha. Ruangan guru mudah masuk karena tidak ada teralis.

Sedangkan ruang guru dan tata usaha ada pintu yang menghubungkan, tetapi kondisinya kunci tergantung. Pelaku langsung menggasak laptop yang ada di ruang tata usaha. “Pelaku keluar melalui pintu ruang tata usaha,” ujarnya.

Bupati Agung Geram Dapati Ibu-Ibu Buang Kulit Kacang Sembarangan

Ia mengatakan kerugian material ditaksir sebesar Rp 40 juta. Pelaku juga terekam kamera CCTV yang ada di ruang guru dan ruang tata usaha. Di dalam gambar tersebut dua orang pelaku beraksi sekitar pukul 01.30 WIB, berakhir hingga pukul 02.30 WIB.

Pelaku terekam membawa senjata tajam, berupa parang dan kampak. “Kampak dan parang dipakai untuk buka lemari,” jelasnya.

Kanit identifikasi, Polres Lampung Utara Aipda Suroto menuturkan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Pelaku diperkirakan dua orang. Pelaku masih dalam penyelidikan. Pihaknya juga akan mengambil rekaman kamera CCTV, yang merekam tindak kejahatan tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Budi Hartawan menuturkan isi dari laptop yang hilang kebanyakan data siswa. Laptop itu, digunakan untuk mendata semua yang berhubungan dengan siswa dan siswi di SMP Negeri 7 Kotabumi. “ada data penting, khusus data mengenai tata usaha,” ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved