Bandara Radin Inten II Lampung Datangkan Armada Damkar dari Kroasia
Bandara Radin Inten Lampung Datangkan Pemadam Kebakaran (damkar) dari Kroasia
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: taryono
Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Untuk menunjang sarana prasarana jelang peningkatan status menjadi Internasional, UPBU Radin Inten II mendatangkan armada pemadam kebakaran tipe I.
Bagian Humas UPBU Radin Inten II Lamsel Wahyu Aria Sakti mengatakan, armada PK tipe I tersebut didatangkan dari Kroasia.
“Sebenarnya, memang kami sudah memesannya sejak lama. Tetapi baru datang sekarang. Kebetulan juga menjelang peningkatan status (menjadi internasional),” kata Wahyu, Minggu 16 Desember 2018.
• Underpass Universitas Lampung (Unila) Akan Diresmikan pada Malam Tahun Baru
Armada PK tipe I tersebut, kata Wahyu, adalah kendaraan dengan kelas penyelamatan,
pertolongan kecelakaan paling tinggi.
Armada PK tipe I itu juga, lanjut Wahyu, dioperasikan secara computerized dan mampu membawa air serta foam pemadam api dalam kapasitas besar.
“Semua ini untuk membuat Radin Inten II lebih baik dan memenuhi standar internasional,” tandas Wahyu.
Diambil Alih
• Ditangani Pelatih Asing, Persib Bandung Belum Pernah Juara, Kini Lirik Pelatih Lokal?
Rencana pengambilalihan status pengelolaan Bandara Radin Inten II, Natar, Lampung Selatan, oleh PT Angkasa Pura (AP) II mendekati kenyataan.
Kementerian Perhubungan telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dengan PT AP II.
Wahyu Aria Sakti dari Bagian Hubungan Masyarakat Bandara Radin Inten II membenarkan penandatanganan MoU tersebut. Namun, ia belum mengetahui secara detail kerja sama yang tertuang dalam kesepakatan.
Kajian itu, jelas Wahyu, dalam rangka pengambilalihan pengelolaan Bandara Radin Inten II alias Branti. Akan tetapi, menurut dia, pengelolaan Branti tidak serta merta berpindah ke PT AP II meskipun sudah ada kajian antara Kemenhub dan PT AP II.
"Intinya, kami masih menunggu arahan Kemenhub. Apalagi, status Bandara Radin Inten II sekarang adalah BLU (Badan Layanan Umum) sejak 3 Februari 2017," ujarnya.
• Pisang Plenet Pak Triyono, Kuliner Semarang yang Legendaris Sejak 1952
Merujuk laman www.angkasapura2.co.id, PT AP II menandatangani MoU dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub pada Senin (27/8/2018) pekan lalu. Dalam MoU, tertera tanda tangan Presiden Direktur PT AP II Muhammad Awaluddin dan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub M Praminto Hadi. MoU itu terkait pemanfaatan aset Kemenhub untuk pembangungan, pengembangan, dan/atau pengusahaan Bandara Fatmawati Soekarno dan Bandara Raden Inten II.
Awaluddin menjelaskan, seluruh hal yang terdapat dalam MoU akan didetailkan lagi dalam Perjanjian Kerja Sama.