2 Spesialis Jambret di Jalinbar Sumatera Diciduk 15 Menit Setelah Beraksi

Dua spesialis jambret di Jalinbar Sumatera diciduk setelah 15 menit beraksi di jalanan.

2 Spesialis Jambret di Jalinbar Sumatera Diciduk 15 Menit Setelah Beraksi
tribunnews
Ilustrasi jambret: Penjambretan di Cempaka Putih. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG -Unit Reskrim Polsek Wonosobo berhasil menangkap dua jambret yang beroperasi di jalan lintas barat ruas Pekon Siring Betik, Kecamatan Wonosobo. 

Menurut Kapolsek Wonosobo Inspektur Satu Amin Rusbahadi, keduanya berinisial CA (19) dan NR (22) warga Pekon Tulung Asahan, Kec. Semaka. 

"Kedua tersangka ditangkap saat anggota unit Reskrim Polsek Wonosobo yang sedang melaksanakan patroli," kata Amin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, Kamis 3 Januari 2018.

VIDEO - 8 PNS Dinas PUPR Lamsel Bersaksi dalam Dugaan Korupsi Setoran Fee Proyek

Ia mengaku kedua jambret tersebut diketahui atas laporan korban P Agustinasari, warga Pekon Rajabasa Kec. Bandar Negeri Semong.

Mereka berhasil ditangkap 15 menit usai korban melapor. 

Modus para tersangka dengan mengendarai sepeda motor Yamaha R15 warna hitam tanpa nopol.

Mereka berboncengan membuntuti sepeda motor korban sejak jalinbar ruas Pekon Lakaran sampai Pekon Siring Betik, Kec. Wonosobo.

 Selanjutnya para tersangka memepet korban dari arah sebelah kanan.

Kemudian tersangka yang dibonceng mengambil paksa barang korban di kantong baju sebelah kanan berupa satu unit ponsel merek Oppo A3S warna merah. 

"Keduanya berhasil ditangkap di jalinbar ruas Pekon Negeri Agung, Kec. Bandar Negeri Semong, saat unit reskrim patroli," kata Amin.

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, Jokowi: Surat Suara Belum Dicetak, Sudah Muncul Fitnah

Ia mengaku dari keterangan tersangka ponsel hasil kejahatannya jatuh di jalan.

Namun polisi tetap menahan keduanya dengan dasar alat bukti dan pakaian yang dikenakan pelaku.

Ponsel korban selanjutnya ditetapkan dalam pencarian barang.

 "Kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal tujuh tahun penjara," kata Amin. (tri)

Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved