Polres Lampung Barat Ringkus 3 Tersangka Pembunuh Bidan

Dalam waktu 12 jam, tim Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Barat membekuk tiga tersangka pembunuh bidan.

Polres Lampung Barat Ringkus 3 Tersangka Pembunuh Bidan
ISTIMEWA
ISTIMEWA EKSPOSE KASUS - Jajaran Polres Lampung Barat menggelar ekspose kasus pembunuhan bidan dengan menghadirkan tiga tersangka dan sejumlah barang bukti, Jumat (1/3/2019). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF RISA MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Dalam waktu 12 jam, tim Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Barat membekuk tiga tersangka pembunuh bidan bernama Beti. Satu tersangka di antaranya merupakan keponakan korban.

Wakapolres Lambar Komisaris M Riza mewakili Kapolres Ajun Komisaris Besar Doni Wahyudi mengungkapkan, jumlah tersangka pembunuhan bidan berjumlah empat orang. Pembunuhan, jelas dia, berlangsung di dalam mobil korban.

"Pembunuhan melibatkan seorang tersangka perempuan yang tidak lain keponakan korban. Korban adalah bidan di Puskesmas Danau Ranau, Kecamatan Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan," katanya melalui ponsel, Jumat (1/3/2019) sore.

Polres Lambar turut menangani kasus ini lantaran warga menemukan mayat korban di jalan lintas barat Lampung-Bengkulu, tepatnya ruas Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat. Pada Kamis (28/2/2019) pagi, warga mendapati mayat korban tanpa identitas di jurang tepi jalan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Tiga tersangka yang telah tertangkap adalah Gidion Meldina (31), warga Sipatuhu, Kecamatan Banding Agung, OKU Selatan; Badriansyah (35), pegawai negeri sipil warga Bandar Agung, Kecamatan Bandar Agung, OKU Selatan; dan Asrul Mubarik, warga Sukamaju, Kecamatan Banding Agung, OKU Selatan.

"Tersangka Gidion itu keponakan korban," ujar Riza. "Kami baru tangkap tiga tersangka. Satu tersangka inisial O masih dalam pengejara," imbuhnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, beber Riza, pembunuhan terjadi karena dendam.

"Dugaan sementara, otak pelakunya adalah Gidion. Dia sempat cekcok dengan korban. Masalah utang Rp 200 juta," katanya.

Riza menerangkan, tersangka Gidion meminta bantuan kepada tersangka Badriansyah, Asrul Mubarik, dan O untuk membunuh bibinya. Untuk "tugas" tersebut, sambung Riza, tersangka Gidion menjanjikan sejumlah uang.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved