Tribun Metro

Lebih dari 20 Persen Masjid dan Musala di Metro Belum Punya Sertifikat

Dewan Masjid Kota Metro meminta masjid dan musala di wilayah Metro mengurus sertifikat dan kelengkapan administrasi status tanah.

Lebih dari 20 Persen Masjid dan Musala di Metro Belum Punya Sertifikat
ISTIMEWA
Ketua Harian Dewan Masjid Kota Metro, Nasrianto Effendi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dewan Masjid Kota Metro meminta masjid dan musala di wilayah Metro mengurus sertifikat dan kelengkapan administrasi status tanah.

Ketua Harian Dewan Masjid Kota Metro, Nasrianto Effendi, mengatakan, masih banyak masjid dan musala di Bumi Sai Wawai yang belum menyelesaikan administrasi tanah wakaf.

Tipu Pria Hidung Belang dengan Ngaku Masih Perawan, Para PSK Gunakan Darah Belut. Begini Modusnya!

Padahal, sertifkat merupakan hal penting sebagai legitimasi status.

"Di Metro ini ada 419 masjid. Dan lebih dari 20 persen yang belum menyelesaikan sertifikat dari tanah wakaf. Padahal itu penting. Agar status hukumnya kuat ketika ada masalah kemudian hari," tukasnya, Senin (4/3/2019).

Adapun beberapa kendala dari hasil pertemuan Dewan Masjid karena sering bergantinya pengurus masjid.

Kemudian sertifikat belum dianggap tidak terlalu penting, karena beralasan untuk ibadah tidak mungkin ada yang memersoalkan.

"Padahal ada kan kasus yang kita dengar soal wakaf ini dari berita-berita. Biasanya karena orang tua yang berikan wakaf kemudian sudah meninggal dunia. Tapi kemudian keluarga memersoalkan," bebernya.

Karenanya, sertifikat perlu dilakukan. Dewan Masjid sendiri telah menyosialisasikan ke masjid-masjid secara langsung door to door.

Pun demikian terhadap musala. Harapannya, pengurus segera melakukan sertifikat.

Selain itu, Nasrianto juga meminta, agar manajemen masjid bisa melakukan pembinaan kepada masyarakat.

Sehingga fungsi sosialnya hidup dan akan akan berdampak pada lahirnya kegiatan-kegiatan positif.

"Jangan sampai masjidnya megah tapi kosong dan tidak ada kegiatan. Bagaimana bisa menghidupkan risma. Itu dari manajemen masjid yang harus pro aktif," tuntasnya.

(Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved