Breaking News

Pemilu 2019

Hasil Pleno, 6.393 Pemilih Baru Masuk Lampung

KPU Lampung menggelar rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tahap 2 di Hotel Swis Bell, Kamis (21/3).

Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - KPU Lampung menggelar rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tahap 2 di Hotel Swis Bell, Kamis (21/3).

Dalam rapat pleno ini terungkap adanya 6.393 pemilih masuk ke Lampung.

Sedangkan pemilih yang pindah ke luar TPS Lampung berjumlah 12.635 mata pilih.

Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengatakan, jumlah pemilih di Lampung total 6.066.951 mata pilih.

Menurut dia, nantinya partisipasi pemilih di tempat pemungutan suara (TPS) akan berkurang lantaran banyak pemilih yang mengurus pindah ke luar dari Lampung.

"Sebagai analogi, TPS itu rumahnya keluarga pemilih tetap. Jika suatu keluarga di Bandar Lampung memiliki 10 orang anak, lalu ada yang pindah ke Bandung 1 orang dan ke Jakarta 1 orang, maka keluarga itu tetap disebut anaknya 10," ungkapnya.

KPU Lampung Selatan Temukan 362 Lembar Surat Suara Rusak

Tidak Ada WNA dalam DPT Pemilu 2019 di Lampung Utara

Nanang menuturkan, jumlah DPTb masuk yang mengurus A.5 (pindah memilih) di daerah asal berjumlah 2.866 orang.

Adapun rinciannya, pemilih laki-laki 1.760 dan perempuan 1.106, yang tersebar di 15 kabupaten/kota.

Selain itu, Nanang menambahkan, hasil pleno juga menunjukkan ada 17 warga Lampung yang pindah memilih ke luar negeri pada 17 April 2019 mendatang.

Rinciannya, 4 orang dari Lampung Barat, 2 orang dari Metro, 7 orang dari Pringsewu, 2 orang dari Pesawaran, dan 2 orang dari Tanggamus.

"Pindah memilih bisa antar kecamatan di Indonesia dan luar negeri. Data KPU, kalau masuk (dari luar negeri memilih di Lampung) tidak ada. Tapi, pemilih pindah mencoblos di TPS luar negeri ada, jumlahnya 17 orang tersebar di 5 kabupaten," kata Nanang.

Menurut Nanang, konsep DPTb adalah pindah memilih antar TPS.

Hal ini disebabkan keadaan tertentu seperti tugas, pekerjaan, atau menghuni lapas/rutan.

Sementara itu, Bawaslu Lampung ikut memantau langsung jalannya pleno DPTb ini.

Anggota Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar mengatakan, semangat penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu sama, yakni menjaga hak pilih.

"Semangat kita adalah menjaga hak pilih. Kita juga meminta KPU untuk menjamin ketersediaan surat suara-nya dan melayani pemilih secara maksimal, baik yang di DPT, DPK maupun di DPTb," kata Iskardo.

Ia menambahkan, hasil pleno DPTb sejauh ini tidak ditemukan konsentrasi daerah tujuan pindah memilih di satu daerah. (Tribunlampung.co.id/Beni Yulianto)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved