Tribun Metro

Pemkot Sebut 4 Hononer K2 Tidak Lolos Seleksi P3K

Empat dari dari 22 tenaga honorer kategori II yang mengikuti seleksi P3K diinformasikan tidak memenuhi ketentuan

Pemkot Sebut 4 Hononer K2 Tidak Lolos Seleksi P3K
Tribun Lampung/Indra Simanjuntak
Sekkot Metro Nasir AT 

Pemkot Sebut 4 Hononer K2 Tidak Lolos Seleksi P3K

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Empat dari dari 22 tenaga honorer kategori II yang mengikuti seleksi pekerja pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) diinformasikan tidak memenuhi ketentuan.

"Jadi, dari informasi yang kita terima dari pusat, secara lisan, itu ada 4 peserta yang gugur. Artinya akan ada 18 peserta yang lolos seleksi. Tapi kami masih menunggu informasi resminya untuk memastikan," ujar Sekretaris Kota (Sekkot) Metro Nasir AT, Selasa (26/3).

Pemkot Tunggu Hasil Kelulusan 22 Peserta P3K Metro

Dijelaskannya, proses seleksi P3K dilakukan langsung oleh pemerintah pusat. Mulai dari pelaksanaan seleksi hingga pengumuman hasil. Daerah hanya diberikan wewenang sebagai lokasi tempat tes.

"Kita hanya ketempatan saja. Makanya semua kita tunggu informasi resmi pusat. Memang, saat ini Kota Metro masih membutuhkan pegawai. Dan untuk memenuhi kekurangan itu, kita lebih mengintensifkan kinerja para tenaga honor," ungkapnya.

Tes Pengumuman P3K Tanggamus Diundur 11 Maret

Nasir memberi contoh dari kurangnya tenaga PNS guru dapat sementara diisi guru honorer. "Dan kita bersyukur, pada seleksi CPNS kemarin itu sudah ada tambahan 250 lebih. Itu bisa membantu persoalan kekurangan pegawai," bebernya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Metro Welly Adiwantara menambahkan, kuota kekurangan pegawai tahun lalu sekitar 700 pegawai. Meski kekurangan diisi dengan rekrutmen CPNS, namun, jumlah tersebut diakuinya masih kurang, mengingat bertambahnya pegawai yang pensiun.

"Kita ada tambahan 250 lebih. Artinya masih kurang 450 pegawai. Tapi rata-rata jumlah pegawai ynag pensiun ini jumlahnya mencapai 150-an lebih. Artinya kita masih ada sekitar 700 pegawai lagi yang kurang," tuntasnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved