Tribun Tanggamus

Modus Pencurian Motor di Tanggamus, Ucapkan Salam Lalu Gasak Motor Korban

Tekab 308 Polres Tanggamus menangkap pencuri dengan modus pura-pura bertamu dan ucapkan salam.

Modus Pencurian Motor di Tanggamus, Ucapkan Salam Lalu Gasak Motor Korban
ISTIMEWA
Kanit Reserse Umum (Resum) Inspektur Dua Iman Sobri 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Tekab 308 Polres Tanggamus menangkap pencuri dengan modus pura-pura bertamu dan ucapkan salam.

Menurut Kanit Reserse Umum (Resum) Polres Tanggamus Inspektur Dua Iman Sobri mewakili Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, tersangka bernama Alviansyah (32) warga Pekon Bandar Sukabumi, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus.

"Tersangka bisa ditangkap di jalinbar Batu Keramat, Kecamatan Kota Agung Timur setelah anggota melakukan pengejaran," kata Iman, Kamis 28 Maret 2019.

Ia menambahkan, tersangka dilaporkan korbannya bernama Muhammad Shodikin (40) warga Pekon Purwodadi Kecamatan Gisting, Tanggamus.

Tersangka merupakan spesialis pencuri bermodus pura-pura bertamu.

Mulanya tersangka mengucapkan salam, jika tidak ada balasan dan rumah dalam keadaan sepi, tersangka langsung masuk dan mencuri.

"Sebelum masuk rumah ke korbannya, tersangka mengucapkan salam terlebih dahulu. Setelah dirasa tidak ada orang kemudian masuk rumah lantas mencuri dan kabur dengan motor," kata Iman.

Seperti yang dialami korban Shodikin, tersangka mengambil dua ponsel merek Vivo 1724 dan Xiomi Redmi, buku tabungan koperasi, dan uang tunai sebesar Rp 250 ribu.

Tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal tujuh tahun penjara. 

Dari hasil penyelidikan tersangka mengaku menargetkan rumah sepi.

Lalu mengucapkan salam, jika tidak ada balasan maka coba membuka pintu atau langsung masuk ketika pintunya terbuka.

Tersangka ternyata residivis, pernah menjalani hukuman pada 2006 dan 2013 dengan tindak kejahatan pencurian.

Guna mengantisipasi kejadian tersebut, Polres Tanggamus imbau supaya masyarakat biasakan mengunci pintu saat berada dalam rumah atau tidak ada di ruang depan.

"Sebenarnya cukup sederhana, mengantisipasi itu. Jangan lupa pintu dikunci apabila meninggalkan rumah ataupun sedang di dalam kamar. Sebab saat kita lalai, di situ biasanya pelaku beraksi," kata Iman.

(Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved