Tribun Bandar Lampung

Bukan Babaranjang, Pria Asal Panjang Tewas Setelah Terserempet Lokomotif Kereta dan Terseret 6 Meter

Sahlan (55), warga Kampung Karang Anyar, RT 02 LK II, Kelurahan Ketapang Kuala, Panjang, sempat bernafas pasca terseret kereta api sepanjang 6 meter.

Bukan Babaranjang, Pria Asal Panjang Tewas Setelah Terserempet Lokomotif Kereta dan Terseret 6 Meter
tribunlampung/hanif mustafa
Sahlan (55) warga Kampung Karang Anyar, RT 02, LK II, Kelurahan Ketapang Kuala, Kecamatan Panjang yang meninggal akibat terserempet lokomotif kereta sempat bernafas. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sahlan (55), warga Kampung Karang Anyar, RT 02 LK II, Kelurahan Ketapang Kuala, Kecamatan Panjang, sempat bernafas pasca terseret kereta api sepanjang 6 meter.

Menurut Mumuk (20), keponakan korban mengatakan, pamannya tertabrak kereta api sekitar pukul 9.00 wib.

"Jadi paman saya itu jalan mau nyebrang sambil minum es, gak tahunya ada kereta api. Hanya kepalanya dua gandeng gak pakai gerbong, dari arah Srengsem ke Karang," ungkapnya, Kamis sore 11 April 2019.

Kata Mumuk, korban terseret hingga 6 meter sehingganya terpelanting dan kepalanya terhempas pada sebuah balok kayu.

"Kepalanya pecah, tapi masih nafas, megap-megap gitu, bajunya dah darah semua, sempet ditolongin, dibawa kerumah, sambil nunggu ambulan," katanya.

Namun sampai jam 10 ambulan baru datang, kata Mumuk langsung dibawa kerumah sakit.

"Jam 11 gak bisa tertolong sampai RS meninggal," ujarnya.

Diserempet Kereta Api Babaranjang di Panjang, Pria Pengendara Sepeda Motor Alami Luka Parah

Dimakamkan besok

Masdian (29) keponakan korban yang lain, mengatakan akan memakamkan pamannya besok, lantaran masih menunggu saudara yang lain.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved