Tribun Bandar Lampung

Bukan Babaranjang, Pria Asal Panjang Tewas Setelah Terserempet Lokomotif Kereta dan Terseret 6 Meter

Sahlan (55), warga Kampung Karang Anyar, RT 02 LK II, Kelurahan Ketapang Kuala, Panjang, sempat bernafas pasca terseret kereta api sepanjang 6 meter.

Bukan Babaranjang, Pria Asal Panjang Tewas Setelah Terserempet Lokomotif Kereta dan Terseret 6 Meter
tribunlampung/hanif mustafa
Sahlan (55) warga Kampung Karang Anyar, RT 02, LK II, Kelurahan Ketapang Kuala, Kecamatan Panjang yang meninggal akibat terserempet lokomotif kereta sempat bernafas. 

"Besok mau dimakamin, nunggu orangtuanya dari Cilegon, orangtua tiri," bebernya.

Kata Dian, selama ini pamannya tinggal bersama adik kandungnya.

"Dia gak punya istri, gak kerja, tinggal sama adiknya, satu rumah. Kalau ditanya nikah pasti jawabnya masih kecil jadi gak mau nikah," timpalnya.

Dian pun menuturkan jika saat ini adik dari korban juga dalam perjalanan menuju rumah duka.

"Adiknya bawa mobil gede, ke Bandung, jadi sekarang masih perjalanan kesini," paparnya.

Lagi, Seorang Pria Tewas Tersambar KA Babaranjang di Jalur Panjang. Diduga Melamun Saat Jalan Kaki!

Tak Waras

Abdul Rahid (57), kakak ipar korban mengakui jika Sahlan mengalami keterbelakangan mental.

"Memang orangnya agak kurang, orangnya tapi gak nakal, disuruh juga mau kadang orang makan itu dilihatin tapi gak ganggu," ujarnya.

Abdul pun menuturkan jika korban baru tinggal di Karang Anyar tiga tahun.

"Bolak balik di Jawa dan di sini baru tiga tahun," timpalnya.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved