Emak-emak Berdatangan ke Pondok Pesantren Ada Bagi-bagi Rp 100 Ribu, Camat Datang Langsung Bubar

Camat di Bandar Lampung mendapati kegiatan bagi-bagi uang Rp 100 ribu di pondok pesantren. Kebanyakan penerima emak-emak.

Emak-emak Berdatangan ke Pondok Pesantren Ada Bagi-bagi Rp 100 Ribu, Camat Datang Langsung Bubar
TRIBUN LAMPUNG/EKA ACHMAD
Camat Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung, Zulkipli, sedang berkeliling memantau aktivitas di wilayahnya pada Senin 15 April 2019 siang saat melihat banyak emak-emak berdatangan ke sebuah pondok pesantren. Camat melapor ke Panwaslu karena menduga ada praktik money politics di masa tenang pemilu. 

Emak-emak Berdatangan ke Pondok Pesantren Ada Bagi-bagi Uang Rp 100 Ribu, Camat Lapor ke Panwaslu

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Camat Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung, Zulkipli, sedang berkeliling memantau aktivitas di wilayahnya pada Senin 15 April 2019 siang saat melihat banyak emak-emak berdatangan ke sebuah pondok pesantren.

Pak Camat yang saat itu sedang bersama Lurah Kota Karang, Sahrial, melihat warga keluar masuk kawasan pondok pesantren tersebut.

Karena curiga ada aktivitas di luar kelaziman, Zulkipli dan Sahrial masuk ke lokasi yang dimaksud. Tiba-tiba kerumunan warga, yang sebagian besar emak-emak, langsung bubar.

Zulkipli menanyakan kejelasan kepada pimpinan ponpes tersebut.

"Saya tanya ini apa. Dan, saya tanyakan kepada warga, benar ada bagi-bagi uang. Kata mereka jumlahnya Rp 100 ribu per orang," ujar Pak Camat.

Zulkipli pun sangat menyayangkan jika yang terjadi adalah kegiatan kampanye, sebab sekarang sudah masuk masa tenang.

Pak Camat kemudian menindaklanjuti persoalan tersebut dengan menghubungi Panwaslu Bandar Lampung.

Petinggi TNI Lacak Pelaku lewat Sinyal HP, Fakta-fakta Tak Terduga Oknum TNI Kencani 2 Siswi SMP

Jenderal yang Juga Mantan Wakapolda Lampung Rela Berdiri 10 Jam Demi Jaga TPS di Luar Negeri

Relawan Capres Dapat Info dari Ibu-ibu, Polisi dan TNI Cek Surat Suara Tercoblos Ditimbun di Ruko

"Tadi sudah saya telepon dan nanti akan kita bawa langsung bukti-buktinya berupa KK warga dan kertas caleg ke Panwaslu," ujarnya.

Seorang warga, Rosi, membenarkan bahwa dirinya diminta berkumpul di ponpes tersebut untuk membawa KK dan menerima pembagian uang.

Halaman
1234
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Andi Asmadi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved