Tribun Bandar Lampung
Bajunya Ditarik oleh Korban, Duet Penjambret Jatuh dari Motor
Anggota Polsek Telukbetung Utara dan Polsek Telukbetung Timur mengamankan tersangka pencurian dengan kekerasan modus jambret.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Yoso Muliawan
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Anggota Polsek Telukbetung Utara mengamankan dua tersangka pencurian dengan kekerasan modus jambret. Pada kasus yang sama, anggota Polsek Telukbetung Timur juga meringkus dua tersangka penjambret.
Di TbU, anggota polsek setempat mengamankan dua tersangka inisial RS (24) dan AR (26), warga Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
Kapolsek TbU Komisaris Marlen Lumban Gaol menjelaskan anggota mengamankan tersangka RS dan AR setelah menjambret di wilayah TbU, Minggu (7/7/2019). Dalam aksinya, RS dan AR memepet seorang perempuan yang berkendara motor.
"Mereka berkendara motor, memepet korban yang juga berkendara motor. Begitu dekat, mereka mengambil handphonekorban yang ada di dasbor motor," katanya, Selasa (9/7/2019).
Marlen mengungkapkan korban langsung bereaksi dengan menarik baju satu dari dua tersangka. Akibatnya, motor dua tersangka, yakni Yamaha Vega R bernomor polisi B 6704 COY, oleng.
"Akhirnya dua tersangka jatuh dari motornya. Anggota Unit Patroli dan Tim Operasional yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara bersama warga mengamankan mereka," ujarnya.
Dari tangan dua tersangka, polisi menyita beberapa barang bukti, yaitu ponsel merek Oppo warna merah milik korban dan motor Yamaha Vega R.
"Kami masih mendalami kedua tersangka untuk mencari kemungkinan ada TKP lain dari aksi mereka," Kompol Marlen Lumban Gaol.
Sementara anggota Polsek TbT membekuk dua dari tiga tersangka jambret dengan korban anak-anak. Keduanya adalah J (19) dan H (20), warga Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran.
"Para tersangka terakhir menjambret handphone di dekat patung emas Perumahan Citra Garden dengan korban anak usia 8 tahun," kata Kapolsek TbT Komisaris Faisolsyah, Selasa.
Polisi meringkus tersangka J dan H di Teluk Pandan, Pesawaran, Minggu dini hari lalu. Saat penangkapan, keduanya sedang tidur. Polisi kini memburu satu tersangka lagi.
Faisolsyah menambahkan para tersangka menakuti korban-korban dengan pistol mainan dan pisau. Dari hasil pemeriksaan, mereka sudah tiga kali menjambret.
"Pertama di daerah Perumahan Citra Garden, korbannya anak kecil. Kemudian dua kali di kawasan kantor gubernur dengan korban perempuan dewasa dan ibu pegawai negeri sipil. Serta sekali di kawasan Sumur Putri, Tugu Duren, dan Umbul Jati Garuntang," jelas Kompol Faisolsyah. (Tribunlampung.co.id/Hanif Risa Mustafa)