Pengakuan Mengejutkan Wanita Korban Debt Collector: Rela Digilir demi Lunasi Pinjaman Online
Pengakuan Mengejutkan Wanita Korban Debt Collector: Rela Digilir demi Lunasi Pinjaman Online
Pengakuan Mengejutkan Wanita Korban Debt Collector: Rela Digilir demi Lunasi Pinjaman Online
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Debt collector dikenal sebagai orang-orang yang kerap meneror nasabah yang menunggak cicilan. Debt collector leasing kerap menghadang kendaraan nasabah yang belum melunasi cicilan hingga tak segan bersikap kasar dan menakut-nakuti.
Ternyata, oknum debt collector leasing yang sering membuat takut nasabah penunggak cicilan tak hanya terjadi untuk leasing kendaraan atau barang-barang elektronik.
Debt collector sebuah perusahaan pinjaman online (fintech) juga sering menyebar ancaman hingga dilaporkan melakukan pelecehan seksual.
Pelecehan seksual yang dilakukan debt collector terjadi di gurp whatsapp, yang bilang seorang nasabah wanita yang menunggak utang tersebut rela digilir demi melunasi utang sebesar Rp 1 juta.
Merasa dilecehkan, nasabah bernama Yuliana melaporkan pelecehan seksual 'rela digilir demi lunasi utang' ke polisi.
Fintech (pinjaman online) meneror nasabah dengan menyebarkan iklan yang menyebut nasabah wanita menunggak rela digilir demi lunasi utang.
Korban peminjam dari fintech lending ilegal bertambah.
• Telat Bayar Utang, Konsumen Fintech di Lampung Diancam Fitnah sebagai Pencuri
• Takut Mobil Ditarik Debt Collector, Wanita Sembunyikan Kendaraan di Dalam Tenda Warung Pecel Lele
Kendati sudah viral dan diberitakan di beberapa media, korban yang bernama Yuliana Indriati mengaku belum ada yang membantu dia.
Melansir kontan.co.id, Yuliana sudah meminta bantuan hukum dari ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Solo Raya dan Polretabes setempat.
Kisah ini berasal beberapa waktu lalu, Yuliana meminjam uang sebesar Rp 1 juta kepada sebuah perusahaan fintech pinjaman online, Incash.
Kala itu, Ia meminjam dana tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
“Pinjamnya belum ada dua minggu ini.
Saya meminjam Rp 1 juta, tapi terima hanya Rp 680.000.
Saya pinjam untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Yuliana kepada Kontan.co.id pada Rabu (24/7).