Mulai Terkuak Adanya Bangkai Kapal "Krakatau" di Bukit Kepayang
Selain menguatkan analisa tentang adanya kapal kuno yang terkubur di lereng Bukit Kepayang,
Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA–Memasuki hari ke 14 proses penggalian jejak bangkai kapal kuno di lereng Bukit Kepayang, Desa Klawi Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan.
Tim peneliti indepenen mulai menemukan adanya bongkahan-bongkahan kecil batu andesit yang hangus terbakar.
Bongkahan kecil batu andesit gosong itu diperkirakan merupakan material yang berasal dari sisa letusan Gunung Krakatau 1883 silam. Saat ini proses penggalian telah mencapai kedalaman sekitar 22-23 meter.
Temuan material batu andesit gosong ini semakin menguatkan analisa dari tim peneliti independen tentang keberadaan jejak bangkai kapal kuno yang diperkirakan terdampar di lereng Bukit Kepayang akibat dihempas gelombang tsunami besar saat letusan Krakatau 131 tahun silam.
“Selain menguatkan analisa tentang adanya kapal kuno yang terkubur di lereng Bukit Kepayang, adanya lapisan batu apung dan batu andesit gosong ini semakin menguatkan hipotesa tentang mega tsunami yang menghantam wilayah pesisir Lampung Selatan. Terutama di wilayah Belebuk dan sekitaran Bukit Kepayang,” ungkap Hadi Subroto dari tim peneliti independen, Senin (31/3/2014).