Berita Terkini Nasional

Detik-detik Kecelakaan KA Argo Bromo Vs Mobil, 4 Orang Pengantar Jemaah Haji Tewas

Detik-detik kecelakaan maut KA Argo Bromo Anggrek tabrak mobil Avanza berisi rombongan pengantar jemaah haji di Grobogan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Reny Fitriani | Editor: Reny Fitriani
TribunJateng/Facebook Dewi Azizah
DETIK-DETIK KECELAKAAN - Kondisi mobil usai tertabrak kereta api di perlintasan Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026). Detik-detik kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs Avanza. 

Tribunlampung.co.id, Grobogan - Detik-detik kecelakaan maut KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi tabrak mobil Avanza putih di Grobogan.

Dalam insiden ini empat orang pengantar jemaah haji tewas dan lima orang lainnya luka-luka.

Diketahui mobil tersebut diketahui berisi sembilan orang yang dalam perjalanan mengantar calon jemaah calon haji, Sadi dan Wartini, warga Desa Sidorejo menuju Pendopo Kabupaten Grobogan.

Kejadian pada Jumat (1/5/2026) sekira pukul 02.52 di perlintasan kereta di JPL 52 KM 29+800 jalur hulu Stasiun Panunggalan- Stasiun Kradenan, tepatnya di perlintasan Desa Sidorejo–Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Arie Eko menjelaskan detik-detik celakaan tersebut. 

Baca Juga: Identitas Korban Tewas dalam Kecelakaan KA Agro Bromo Vs Mobil Pengantar Jemaah Haji

Bermula mobil Avanza melaju dari arah selatan ke utara, atau dari arah Desa Sidorejo ke Desa Tuko.

Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melintas dari arah barat ke timur.

"Pada saat kejadian, kondisi di lokasi diselimuti kabut tebal dengan jarak pandang terbatas sekira 10 meter," jelasnya.

Berdasarkan hasil TKP sementara, kecelakaan diduga terjadi karena keterbatasan jarak pandang akibat kabut tebal. 

Mobil Avanza yang hendak melintas di perlintasan berpalang pintu swadaya tidak menyadari adanya KA yang melaju.

"Hasil olah TKP sementara, kecelakaan diakibatkan jarak pandang terbatas akibat kabut."

"Saat mobil Avanza melintas di perlintasan berpalang pintu swadaya, bersamaan dari arah barat ke timur ada KA Argo Bromo Anggrek yang saat itu tidak terlihat," jelasnya.

Firasat

Salah seorang anggota pengantar jemaah, Dara Aprillia Ozela menceritakan sebelum tragedi maut itu terjadi, Dara mengaku sempat merasakan firasat yang tak biasa. 

Beberapa hari sebelum kejadian, saat berada di pondok pesantren, dirinya kerap merasa gelisah tanpa sebab.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Tags
kereta api
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved