Berita Terkini Nasional

Detik-detik Kecelakaan KA Argo Bromo Vs Mobil, 4 Orang Pengantar Jemaah Haji Tewas

Detik-detik kecelakaan maut KA Argo Bromo Anggrek tabrak mobil Avanza berisi rombongan pengantar jemaah haji di Grobogan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Reny Fitriani | Editor: Reny Fitriani
TribunJateng/Facebook Dewi Azizah
DETIK-DETIK KECELAKAAN - Kondisi mobil usai tertabrak kereta api di perlintasan Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026). Detik-detik kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs Avanza. 

"Saya sering ingin nangis terus, tapi nggak tahu kenapa," ujarnya.

Dara berharap kerabat yang saat ini masih dirawat bisa sembuh kembali, untuk kerabat yang meninggal dunia bisa diterima di sisi-Nya.

"Semoga Husnul Khatimah diberikan surganya Allah, yang kritis Tante saya semoga segera sehat," tuturnya sembari menghela nafas, menahan air matanya agar tidak tumpah.

Dara menceritakan mobil itu membawa sembilan orang penumpang, bagian dari iring-iringan keluarga yang mengantar jemaah haji Sadi dan Wartini, warga Desa Sidorejo, menuju Pendopo Kabupaten Grobogan untuk keberangkatan ibadah haji.

Malam itu, perjalanan dilakukan dalam iring-iringan panjang, empat mobil pribadi diikuti dua bus berisi keluarga besar. 

Dara yang merupakan cucu jemaah haji, berada di mobil ketiga bersama neneknya. 

Dia tak pernah menyangka perjalanan penuh harap itu akan berubah menjadi kenangan yang menyayat hati.

"Awalnya kami berangkat beriringan. Kakek saya di mobil pertama paling depan, lalu mobil kedua yang akhirnya kecelakaan, saya di mobil ketiga, dan di belakang masih ada mobil keempat serta dua bus keluarga di belakangnya lagi," terangnya.

Kabut tebal dan gelapnya malam membuat jarak pandang terbatas. Saat mobil yang ditumpangi Dara mendekati perlintasan, sang ayah yang menyetir melihat seseorang melambaikan tangan di depan. 

"Kami kira itu anak-anak muda yang minta uang, jadi bapak tetap jalan melintas rel," ujarnya.

Tidak ada yang menyadari bahwa di depan mereka, maut baru saja terjadi.

Menangis pun Tak Bisa

Kabar kecelakaan baru diterima setelah mobil mereka melaju cukup jauh. 

Mendengar kabar tersebut, sang ayah langsung menepi. Suasana di dalam mobil berubah seketika.

"Semua langsung syok. Nggak bisa nangis, nggak bisa ngomong. Kayak sudah pasrah saja, sudah lemes mas," terangnya.

Namun di tengah guncangan batin, mereka tetap melanjutkan perjalanan. Waktu keberangkatan haji tak bisa ditunda, dan nenek Dara adalah salah satu calon jemaah yang harus segera tiba di pendopo.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Tags
kereta api
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved