Alihkan Bus Pegawai Pemkab Lamteng untuk Siswa
Saya yakin bus itu akan jauh lebih bermanfaat jika digunakan untuk antar jemput siswa, daripada untuk antar jemput pegawai (PNS)
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH- Anggota Komisi I DPRD Lampung Tengah, Sumarono meminta pemkab setempat mengalihkan bus antar jemput pegawai menjadi bus sekolah.
Sumarono menilai, lebih baik anggaran bagi bus itu diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khusunya anak sekolah yang langsung terkena dampak dari kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) beberapa waktu lalu.
"Saya yakin bus itu akan jauh lebih bermanfaat jika digunakan untuk antar jemput siswa, daripada untuk antar jemput pegawai (PNS) Lampung Tengah yang berasal dari Metro atau Bandar Lampung. Itu juga kan untuk pengiritan anggaran," terang Sumarsono, Senin (24/11).
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, seharusnya sesuai sumpah jabatan PNS yang diucapkan, para pegawai itu siap ditempatkan di mana saja. Jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak masuk kerja, karena tidak ada kendaraan antar jemput tersebut.
Apalagi para PNS tersebut sudah mendapat gaji dari negara, jadi seharusnya komitmen untuk mengabdi di tempatnya bekerja harus diutamakan, termasuk tinggal dan berdomisili di Lampung Tengah.
Kenapa pemkab Lamteng belum menaikkan ongkos angkot? Berapa besaran ongkos angkot yang sudah dinaikan para sopir? Baca berita selengkapnya di Tribun Lampung edisi cetak Selasa (25/11/2014).