Keluarga Bocah Korban Pencabulan Bingung, Takut Diolok Teman Sekolahnya

Keluarga IY (9), bocah kelas tiga sekolah dasar yang menjadi korban pemerkosaan tetangganya sendiri kebingungan

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: soni

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Keluarga IY (9), bocah kelas tiga sekolah dasar yang menjadi korban pemerkosaan tetangganya sendiri kebingungan akan masa depan korban. Terutama, nasib IY saat berada di sekolahnya.

Menurut Mu (50-an), neneknya IY, peristiwa yang menimpa IY ini sudah gempar dan banyak teman-teman IY yang sudah mengetahui persoalan yang menimpa cucunya itu. "Gimana ini ya, takutnya (IY) menjadi olok-olokan temannya di sekolah," ujar Mu saat ditemui di RSUD Pesawaran beberapa waktu lalu.

Dia pun sempat menimbang-nimbang apakah IY sebaiknya dipindahkan saja sekolahnya. Namun, menurut dia, adapun sekolah lain lokasinya lebih jauh dari sekolah IY yang sekarang ini. Oleh karena itu, untuk kepastiannya, keluarga akan menemui pihak sekolah terlebih dahulu.

IY, gadis belia usia sembilan tahun ini harus menjalani perawatan intensif dari tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran. Karena siswi kelas tiga SD tersebut mengalami pendarahan hebat dari alat vitalnya. Ironisnya, kejadian itu setelah IY diruda paksa oleh Ar alias Karspan (27) yang masih tetangganya.

Namun, Kepolisian Sektor (Polsek) Kedondong menyatakan telah kehilangan jejak pelaku pemerkosa IY. Menurut Kepala Polsek Kedondong AKP Subandi, pelaku terlebih dahulu kabur sebelum polisi sempat menangkapnya.

Subandi mengaku bahwa pihaknya sudah sempat menyanggongi kediaman pelaku. Namun, hasilnya nihil. "Malam (setelah korban lapor) itu sembunyi-sembunyi diintip sama anggota saya, sudah nggak ada, infonya (lari) ke gunung," ujar Subandi saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (2/1).

Subandi mengaku pihaknya kewalahan menemukan pelaku, karena tidak mengetahui ciri-ciri pelaku. "Kami kesulitan mengenali (pelaku) karena fotonya tidak dapat, di kediaman pelaku tidak ada foto," tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved