Tentara Turun Tangan, Jalan Rusak di Pringsewu Akhirnya Diperbaiki

Sudah aku informasikan ke Dinas Bina Marga Provinsi Lampung, intinya untuk proses pengadaannya supaya dipercepat gitu.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pringsewu memperkirakan perbaikan ruas jalan yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Lampung di wilayah Kabupaten Pringsewu mulai dikerjakan April 2015. Diantaranya, jalan Pringsewu-Sukoharjo-Bandung Baru.

Menurut Kepala Bidang Bina Marga DPU Pringsewu Nur Fajri ST MT, Dinas Bina Marga Provinsi Lampung masih akan melakukan lelang atas pengerjaan proyek jalan ini. Meskipun ruas jalan tersebut telah memakan banyak korban mobil yang terbalik.

"Sudah aku informasikan ke Dinas Bina Marga Provinsi Lampung, intinya untuk proses pengadaannya supaya dipercepat gitu, menyampaikan (informasinya) secara lisan, dan tertulis sudah," ungkapnya melalui ponsel, Senin (23/2).

Ia mengungkapkan bahwa panjang ruas jalan Pringsewu-Sukoharjo-Bandungbaru ini sepanjang sekitar 13 kilo meter. Tapi untuk berapa kilometer bagian ruas jalan itu yang akan ditangani oleh Pemprov Lampung, Nur mengaku belum tahu.

Ia memperkirakan bahwa ruas jalan ini ditangani pada April 2015. Karena masih akan dilakukan proses lelang terlebih dahulu di Dinas Bina Marga Provinsi Lampung. "Sampai sekarang aku belum lihat gejala-gejala mau dimulai tendernya, perkiraan aku sekitar April lah mungkin," tuturnya.

Terkait masih lamanya waktu pengerjaan itu, Nur mengatakan tidak masalah bila warga swadaya menimbunnya dengan sabes. Karena upaya itu, menurut dia sebagai penanggulangan pertama. Adapun lumpur dan tanah, menurut dia, nanti bisa dibersihkan dengan dikeruk kembali.

Keprihatinan atas jalan rusak ini menarik simpati warga dan aparat Koramil Sukoharjo yang kemudian bergotong royong menimbun jalan yang rusak parah itu dengan batu sabes, Sabtu siang. Danramil Sukoharjo, Kapten Widodo mengatakan bahwa gotong royong ini dalam Karya Bhakti TNI untuk membantu masyarakat supaya jalan yang rusak bisa dilewati.

Menurut dia, korban mobil terguling sudah ada empat truk selama ruas jalan itu rusak. Oleh karena itu, tambah Widodo, gotong royong ini untuk menghindarkan supaya tidak bertambah korban lagi. Ia menuturkan, pada gotong royong tersebut ada sekitar enam truk sabes yang digunakan untuk menimbun ruas jalan rusak.

Sabes ini merupakan hasil swadaya dan Widodo mengaku siap bila ada masyarakat yang ingin membantu sabes lagi. Saat itu ada sekitar 20 personil Koramil yang diterjunkan membantu warga menimbun ruas jalan rusak ini.

Kepala Pekon Sukoharjo III Purwoko menambahkan bahwa bantuan sabes juga mengalir dari sembilan anggota DPRD Pringsewu asal daerah pemilihan V (Sukoharjo-Adiluwih). Ia mengatakan, prioritas penimbunan itu terhadap lubang yang paling dalam di ruas jalan ini.

Purwoko mengatakan ruas jalan pemprov yang ada di Pekon Sukoharjo III ini ada sepanjang 900 meter. Sedangkan yang sudah tertangani dengan cor beton baru, 300 meter dan selebihnya 500 meter ruas jalan mengalami kerusakkan parah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved