Berita Lampung
3 Warga Lampung Tengah Ditangkap Buntut Begal Motor Tewas Dikeroyok Massa
Penangkapan itu dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Tengah pada Senin (13/4/2026).
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Sebanyak tiga warga di Lampung Tengah ditangkap polisi buntut begal motor tewas dikeroyok massa.
- Penangkapan itu dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Tengah pada Senin (13/4/2026).
- Bahkan ketiga orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan, yaitu NPS (21), AS (24) dan LA (33).
Tribunlampung.co.id, Lampung - Sebanyak tiga warga di Lampung Tengah ditangkap polisi buntut begal motor tewas dikeroyok massa.
Penangkapan itu dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Tengah pada Senin (13/4/2026).
Bahkan ketiga orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan, yaitu NPS (21), AS (24) dan LA (33).
Ketiganya dianggap melakukan kekerasan secara bersama-sama hingga menyebabkan salah satu pencuri motor meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Devrat Aolia Arfan mengatakan para pelaku juga telah mengakui melakukan kekerasan secara bersama-sama dengan cara memukul dan menginjak korban.
Baca juga: Massa Minta Polres Lamteng Bebaskan 3 Warga yang Ditahan Imbas Pelaku Curanmor Tewas
“Para pelaku mengakui melakukan kekerasan secara bersama-sama dengan cara memukul dan menginjak korban,” ujar Devrat saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2026).
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (11/4/2026) di Jalan Kampung Sri Agung–Bandar Sari. Saat itu, dua pelaku pencurian sepeda motor dipergoki warga ketika beraksi di area Klinik Sri Agung Medika, yang merupakan milik korban berinisial NA (25).
Keduanya kemudian mencoba melarikan diri hingga terjadi aksi kejar-kejaran sebelum akhirnya berhasil ditangkap warga. Salah satu pelaku pencurian, berinisial AS (22), meninggal dunia setelah menjadi sasaran amukan massa.
Ia sempat dilarikan ke RSUD Demang Sepulau Raya, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara rekannya, RG (28), mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.
Devrat menyebut, aksi kekerasan itu terjadi akibat situasi di lokasi yang berkembang menjadi pengeroyokan.
Warga Tidak Terima
Ribuan warga dari berbagai Desa di Kecamatan Padang Ratu dan sekitarnya mendatangi Mapolres Lampung Tengah, Jumat (17/4/2026).
Massa menuntut pembebasan tiga rekan mereka yang ditahan atas tuduhan pengeroyokan terhadap seorang terduga pencuri sepeda motor hingga tewas.
Perwakilan massa, Ferry menjelaskan, bahwa kedatangan mereka ke Mapolres merupakan bentuk solidaritas.
Menurutnya, ketiga rekannya tersebut seharusnya tidak dikriminalisasi karena aksi itu dipicu oleh tindakan kriminal pelaku pencurian.
"Kami ke sini untuk menuntut saudara kita yang tiga orang itu dibebaskan. Mereka ditahan dengan tuduhan pengeroyokan dan pembunuhan, padahal pemicunya adalah kasus pencurian motor. Kami menuntut kepolisian agar ketiganya pulang hari ini juga," tegas Ferry saat ditemui di Tugu Gajah Siwo Mego.
Pantauan di lapangan, massa yang diperkirakan berjumlah lebih dari 1.000 orang mulai memadati area Tugu Gajah Siwo Mego, Kecamatan Gunung Sugih, sekira pukul 15.44 WIB.
| Disparekraf Kecewa 5 Daerah Absen dari Ajang Muli Mekhanai Lampung 2026 |
|
|---|
| Diskes Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus di Pringsewu |
|
|---|
| Kronologi Polisi Gagalkan Aksi Pencurian Kopi, Pelaku Tinggalkan Motor dan Karung Kopi |
|
|---|
| 44 Finalis Muli Mekhanai Lampung Dibekali Soal Budaya, Etika dan Personal Branding |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pencuri Motor Vega R Milik Jusman di Tanggamus |
|
|---|