Berita Lampung
44 Finalis Muli Mekhanai Lampung Dibekali Soal Budaya, Etika dan Personal Branding
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi duta wisata Lampung yang tidak hanya berpenampilan menarik.
Penulis: Bintang Puji Anggraini | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sebanyak 44 finalis Muli Mekhanai Lampung 2026 mengikuti pembekalan yang digelar di Akar Hotel and Resort pada Senin (18/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi duta wisata Lampung yang tidak hanya berpenampilan menarik. Tetapi juga berwawasan budaya, berkarakter, dan siap menjadi representasi daerah.
Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Irsan Murhan mengatakan, pembekalan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas para finalis sebelum memasuki tahap seleksi berikutnya.
“Materi hari ini cukup lengkap, menghadirkan enam narasumber dari berbagai instansi dan bidang profesional,” ungkapnya Senin (18/5/2026).
Enam pemateri tersebut ada dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kemudian public speaking dan personal branding, kebudayaan serta adat istiadat Lampung.
Baca juga: Disparekraf Gelar Pemilihan Muli Mekhanai Lampung 2026, Lima Kabupaten Absen
Serta ada dari Balai POM mengenai bahaya kosmetik dan cara memilih kosmetik yang aman. Selain itu ada pemateri dari Bank Indonesia tentang Bangga Cinta Rupiah dan penggunaan QRIS.
Ia menjelaskan, total peserta yang mengikuti pembekalan terdiri dari 23 finalis muli dan 21 finalis mekhanai.
Seluruh peserta nantinya akan menjalani tes tertulis dan wawancara sebagai bagian dari proses penilaian menuju grand final.
Menurutnya, pembekalan bukan sekadar persiapan menghadapi kompetisi, tetapi juga menjadi bekal penting dalam menjalankan peran sebagai duta budaya dan pariwisata Lampung.
“Materi ini bukan hanya untuk ditanyakan saat kompetisi, tetapi berguna ketika mereka menjalankan tugas sebagai Muli Mekhanai. Mereka harus memahami etika kepribadian, public speaking, hingga personal branding karena itu akan digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun saat membawa nama daerah,” katanya.
Ia berharap melalui pembekalan ini dapat melahirkan sosok Muli Mekhanai yang unggul, berdaya saing, mampu menjadi wajah pariwisata dan budaya Lampung di tingkat nasional maupun internasional.
Selain penguasaan materi, penilaian terhadap finalis juga mencakup sejumlah aspek utama, yakni brain, beauty, behavior, dan brave.
“Brain itu kemampuan berpikir dan wawasan mereka. Beauty bukan hanya soal penampilan, tapi bagaimana mereka membawa diri. Behavior menyangkut sikap dan perilaku, sedangkan brave adalah keberanian mereka tampil dan berbicara di depan publik,” jelas Irsan.
(Tribunlampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini)
| Polisi Tangkap Pencuri Motor Vega R Milik Jusman di Tanggamus |
|
|---|
| Kontingen Polda Lampung Borong 4 Medali di Hari Pertama Judo Kapolri Cup 2026 |
|
|---|
| Hantavirus Mengintai, Diskes Pringsewu Ingatkan Warga Jaga Kebersihan |
|
|---|
| Kronologi 2 Wisatawan Meninggal Tenggelam di Pantai Suak Lampung Selatan |
|
|---|
| LBH Bandar Lampung Soroti Perintah Kapolda Tembak di Tempat Pelaku Begal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pembekalan-Muli-Mekhanai-Lampung-2026-Tekankan-Budaya-Etika-dan-Personal-Branding.jpg)