Pembunuhan di Tanjungkarang Barat

Pembunuh Istri Eks Legislator: Sudah Punya Suami, Malah Menikah Lagi

Nita, satu dari dua tersangka pembunuhan istri mantan anggota DPRD Bandar Lampung, ternyata melakukan praktik polyandri.

Tayang:
Penulis: wakos reza gautama | Editor: taryono
Tribun Lampung/Wakos
Yunita Amelia, tersangka pembunuhan istri mantan anggota DPRD Bandar Lampung Muhzan Zein, adalah keponakan Muhzan. 

Darwin dan Nita pun merencanakan pembunuhan Muhzan. Nita mengaku terpaksa mengikuti kemauan Darwin karena dipaksa. "Saya diancam mau dibunuh apabila tidak ikut merampok dan membunuh Muhzan," terangnya.

Kedua pelaku akhirnya datang ke rumah Muhzan dengan tujuan menghabisi mantan legislator tersebut. Mereka pura-pura bertamu dan disambut oleh Suharningsih. Pada saat itu, Muhzan sedang tidak ada di rumah. Suharningsih hanya seorang diri.

"Awalnya berniat membunuh Muhzan tapi karena tidak ada maka istrinya yang jadi sasaran," papar Nita. Menurut Nita, ia awalnya mengajak Suharningsih mengobrol di ruang belakang. Setelah itu, Suharningsih beranjak ke ruang tamu.

Di ruang tamu itulah, Darwin menghabisi nyawa Suharningsih. Menurut Nita, Darwin memukul kepala Suharningsih memakai linggis. Tidak hanya itu, lanjut dia, Darwin menjerat leher tantenya itu memakai tali plastik.

"Saya tidak melihat saat Darwin membunuh tante saya. Posisi saya waktu itu di belakang," paparnya. Darwin lalu menyuruh Nita membawa barang-barang yang ada di rumah Muhzan. Nita mengambil barang-barang tersebut. Nita juga yang membawa mobil Toyota Agya milik Muhzan.

Keterangan Berbeda

Namun, keterangan berbeda dibeberkan Darwin. Ia justru menuding balik Nita yang mengajak untuk merampok Muhzan. Darwin mengatakan, Nita pula lah yang mengajak dirinya ke rumah Muhzan.

Alasan yang diberikan Darwin pun berbeda dengan Nita. "Kami butuh uang untuk bayar kontrakan rumah. Makanya merampok," tutur Darwin.

Darwin mengakui bahwa ia yang memukul kepala Suharningsih memakai linggis. Sebelumnya, Darwin sempat membeli tali plastik di warung. Tali plastik itu digunakan Darwin untuk menjerat leher Suharningsih.

Keluarga Muhzan Emosi

Sementara Muhzan Zein sekeluarga tampak tak percaya saat mengetahui salah satu tersangka pembunuhan istrinya adalah Nita, keponakan sendiri. Muhzan bersama para keluarga langusng datang ke Polresta Bandar Lampung begitu mengetahui penangkapan tersangka pembunuh Suharningsih.

Awalnya Muhzan tidak mengetahui bahwa salah satu tersangka adalah Nita. Muhzan melihat mobil Toyota Agya yang diambil dua tersangka. Tak berapa lama, ada salah satu kerabatnya menunjukkan foto tersangka ke Muhzan.

Ekpresi wajah Muhzan langsung terkejut. "Itu Nita keponakan saya," papar dia sembari menahan tangis. Muhzan seperti tidak percaya bahwa tersangkanya adalah Nita. Muhzan pun langsung terduduk lemas mengetahui Nita adalah tersangka pembunuh istrinya.

Saat berbincang dengan Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Dwi Irianto, Muhzan kembali mengungkapkan ketidakpercayaannya. Ia mengatakan, sering membantu Nita ketika ada masalah. "Saya yang menyelamatkan dia. Saya yang kasih duit," paparnya.

Para keluarga Muhzan pun terpancing emosinya begitu melihat Nita dibawa ke ruang Kepala Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Dery Agung Wijaya. Para kerabat langsung mencaci Nita.

Begitu juga yang dialami Darwin. Polisi sudah menjaga Darwin agar tidak menjadi sasaran amuk keluarga Muhzan. Salah satu keluarga Muhzan sempat melayangkan bogem mentah ke Darwin. Para keluarga juga mengeluarkan kata-kata makian ke Darwin.(kos)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved